Gerhana Matahari Cincin terpantau sempurna dari Kota Sibolga, Sumatera Utara, Kamis (26/12) (Damai Mendrofa for IDN Times)
Melansir NU Online, salat gerhana dilaksanakan dalam formasi dua rakaat. Pada setiak melakukan rukuk, qiyam dan sujud dua kali.
Salat gerhana boleh dilakukan di tanah lapang atau di masjid. Berikut urutan salat gerhana.
1. Melafalkan niat di atas di dalam hati diiringi takbiratul ihram;
2. Mengucap takbir ketika takbiratul ihram sambil niat di dalam hati
3. Membaca doa iftitah
4. Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah
5. Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran dengan sir (perlahan);
6. Rukuk dengan membaca tasbih
7. I'tidal dengan menaruh kedua tangan kembali di bawah dada
8. Baca ta‘awudz dan Surat Al-Fatihah
9. Setelah itu baca salah satu surat pendek Al-Quran dengan sir (perlahan)
10. Rukuk dengan membaca tasbih
11. I'tidal dengan membaca bacaan I’tidal
12. Sujud pertama diikuti membaca tasbih
13. Duduk di antara dua sujud
14. Sujud kedua sembari membaca tasbih
15. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
16. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama. Durasi pengerjaan rakaat kedua lebih pendek daripada pengerjaan rakaat pertama
17. Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduk tasyahud untuk membaca tasyahud akhir
18. Salam
19. Istighfar dan doa