Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Innalillahi, Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam Widodo AS Wafat
Panglima TNI periode 1999-2002 Laksamana TNI (Purnawirawan) Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia (Instagram @PolkamRI)
  • Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, Panglima TNI periode 1999–2002, wafat pada usia 82 tahun akibat sakit di kediamannya di Jakarta.
  • Kabar duka Widodo disampaikan Puspen TNI dan diikuti belasungkawa dari jajaran TNI serta Kemenko Polkam, tempat ia pernah menjabat Menko Polhukam 2004–2009.
  • Widodo merupakan Panglima TNI pertama dari TNI AL; ia juga pernah menjadi KSAL, Wakil Panglima TNI, anggota Wantimpres, dan dimakamkan di TMP Kalibata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Laksamana TNI (Purn.) Widodo Adi Sutjipto, mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, meninggal dunia pada usia 82 tahun karena sakit.
  • Who?
    Widodo Adi Sutjipto; Pusat Penerangan TNI, Kodam XIV/Hasanuddin, dan Kemenko Polkam RI turut menyampaikan belasungkawa.
  • Where?
    Widodo AS meninggal di kediamannya di Jakarta dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
  • When?
    Ia wafat pada Sabtu, 24 Agustus 2026 pukul 21.30 WIB. Pemakaman berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026.
  • Why?
    Widodo AS wafat karena sakit, berdasarkan informasi yang tersedia.
  • How?
    Kabar wafatnya disampaikan Pusat Penerangan TNI melalui akun X resminya. Jenazah kemudian dimakamkan di TMP Kalibata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pak Widodo Adi Sutjipto meninggal karena sakit saat umur 82 tahun di rumahnya di Jakarta. Dulu ia pernah jadi Panglima TNI dan menteri. TNI dan Kementerian Politik dan Keamanan mengucapkan duka. Pak Widodo dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kepergian Widodo Adi Sutjipto menghadirkan penghormatan luas dari institusi yang pernah terkait dengan perjalanan pengabdiannya. Kariernya, dari Kepala Staf Angkatan Laut hingga Panglima TNI pertama dari matra laut, Menko Polhukam, dan anggota Wantimpres, mencerminkan kepercayaan negara yang berkelanjutan terhadap perannya dalam berbagai masa pemerintahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Panglima TNI periode 1999-2002 Laksamana TNI (Purnawirawan) Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia. Berita duka cita ini disampaikan langsung oleh Pusat Penerangan TNI, melalui akun X resmi Pusat Penerangan TNI, @Puspen_TNI, Minggu (25/10/2026).

"Turut Berdukacita Atas Wafatnya Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, Panglima TNI Periode 1999 s.d 2002. Semoga Allah SWT Menerima Semua Amal Ibadahnya. Aamiin," demikian cuit Puspen TNI dikutip hari ini.

Sejumlah jajaran di TNI turut menyampaikan duka cita. Termasuk dari Pangdam XIV/Hasanduddin dan keluarga besar Kodam XIV/Hasanuddin. Begitu juga dari Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) RI.

"Segenap Keluarga Besar Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Laksamana TNI (Purn.) Widodo Adi Sutjipto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI ke-10 periode 2004–2009," demikian ucapan duka cita yang disampaikan di akun Instagram resmi Kemenko Polkam RI.

Berdasarkan informasi, Widodo AS wafat pada usia 82 tahun karena sakit. Ia mengembuskan napas terakhir di kediamannya, Jakarta, pada Sabtu 24 Agustus 2026, pukul 21.30 WIB.

Semasa hidup, Widodo AS merupakan Panglima TNI pertama yang berasal dari matra TNI Angkatan Laut. Sebelum menjadi Panglima TNI, Widodo pernah menjabat sebagai Kepala Staf TNI AL (KSAL) pada 1998, kemudian menjadi Wakil Panglima TNI pada 1999, dan kemudian dipercaya menjadi Panglima TNI di era pemerintahan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan era pemerintahan Megawati Soekarnoputri.

Usai menjadi Panglima, pada 2004-2009 Widodo menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), dan kemudian menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 2009-2014, era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Curated For You

Editorial Team

Related Article