Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Intip Harga Sapi Kurban Prabowo, Ada yang Tembus Rp130 Juta
Predator, sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto di Sukabumi, Jawa Barat. (IDN Times/Siti Fatimah)
  • Presiden Prabowo Subianto menyumbangkan 1.098 ekor sapi kurban senilai sekitar Rp100 miliar dari APBN melalui program Bantuan Kemasyarakatan Presiden untuk Idul Adha 1447 Hijriah.
  • Dari total sapi tersebut, 598 ekor dibagikan ke 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota dengan standar bobot antara 800 kilogram hingga 1,3 ton serta berbagai jenis sapi premium.
  • Sapi kurban Presiden tergolong kategori premium dengan harga mencapai Rp130 juta per ekor, seperti sapi ‘Arjuna’ berbobot 1,3 ton yang menjadi sapi termahal tahun ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Presiden Prabowo kasih banyak sapi besar buat Idul Adha. Katanya ada seribu lebih sapi, dikirim ke banyak daerah di Indonesia. Sapi-sapinya gemuk dan sehat, ada yang beratnya sampai satu ton lebih. Ada juga sapi paling mahal namanya Arjuna, harganya Rp130 juta. Sekarang semua siap buat kurban nanti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Presiden Prabowo Subianto menyumbangkan 1.098 ekor sapi kurban untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah dengan anggaran senilai sekitar Rp100 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui program Bantuan Kemasyarakatan Presiden.

"Sumber anggarannya dari APBN, ya, melalui anggaran Bantuan Presiden, Bantuan Kemasyarakatan Presiden. Jadi harga sapi tentu bervariasi, karena bobotnya beda-beda dan lokasinya juga tentu mempengaruhi harga sapi. Jadi kita menyesuaikan harga sapi di setiap daerah, kurang lebih anggaran yang dikeluarkan sebanyak Rp100-an miliar," ujar Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.

Lantas berapa sih rata-rata atau kisaran harga sapi kurban Prabowo di pasaran?

1. Sebanyak 598 sapi akan dibagikan 38 provinsi

Predator, sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto di Sukabumi, Jawa Barat. (IDN Times/Siti Fatimah)

Dari jumlah tersebut, sebanyak 598 sapi akan dibagikan ke 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota di Indonesia. Jumlah tersebut lebih banyak dibanding jumlah daerah penerima karena ada sejumlah wilayah yang tidak memiliki sapi sesuai standar bobot yang ditetapkan Presiden.

"Standar bobot sapi Presiden adalah 800 kilogram sampai 1,3 ton. Ada 46 daerah yang tidak tersedia sapi dengan ukuran tersebut, sehingga ada daerah yang mendapatkan dua sapi,” kata dia.

Juri mengatakan, jenis bantuan sapi kurban Presiden terdiri dari berbagai kategori sapi premium seperti Simental, Limousin, Peranakan Ongole, Brahman, Angus, sapi Bali, FH, Belgian Blue, hingga Charolaise. Seluruh sapi dipastikan dalam kondisi sehat dan telah memiliki surat keterangan kesehatan hewan.

2. Harga sapi premium di pasaran

Sí Blangor, sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto di Magetan, Jawa Timur, yang dibeli dengan harga Rp100 juta. (IDN Times/Riyanto)

Kategori sapi premium yang digunakan dalam program kurban Presiden Prabowo umumnya memiliki bobot lebih besar dibanding sapi kurban yang banyak dijual di pasaran. Perbedaan bobot dan jenis tersebut turut memengaruhi harga jual setiap ekor sapi.

Harga sapi kurban yang dijual melalui toko online dan platform pedagang hewan menjelang Idul Adha 2026 bervariasi, tergantung bobot dan jenisnya. Di sejumlah lapak daring, sapi lokal seperti Bali, Madura, dan Peranakan Ongole (PO) dibanderol mulai Rp16 juta hingga Rp25 juta per ekor.

Untuk kategori menengah, sapi PO besar atau hasil persilangan dijual di kisaran Rp21 juta hingga Rp35 juta dengan bobot sekitar 300–350 kilogram. Sementara, sapi premium seperti Limousin dan Simental ditawarkan sekitar Rp27 juta hingga Rp60 juta, sedangkan sapi jumbo bisa mencapai lebih dari Rp70 juta hingga Rp100 juta lebih.

3. Harga sapi kurban Presiden berada pada kategori premium

Sapi dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Pesiden Gibran Rakabuming Raka di Masjid Istiqlal, untuk kurban Idul Adha 2026. (IDN Times/Marghit Damanik)

Berbeda dengan sapi yang umum dijual di pasaran, sapi kurban Presiden berada pada kategori premium dengan bobot jauh lebih besar. Standar bobot sapi bantuan Presiden berkisar 800 kilogram hingga 1,3 ton, sehingga nilai jualnya juga cenderung lebih tinggi dibanding sapi kurban pada umumnya.

Sejumlah sapi kurban Presiden yang menjadi sorotan di antaranya Brangus "Sambo" berbobot 1,1 ton yang dilaporkan memiliki harga sekitar Rp122 juta. Ada pula Simental "Mayor" berbobot 1,05 ton dengan kisaran harga sekitar Rp100–110 juta, serta Simental "Parikesit" berbobot lebih dari 1 ton yang diperkirakan berada di kisaran Rp90–100 juta.

Posisi sapi kurban dengan nilai tertinggi tahun ini dipegang oleh sapi bernama "Arjuna" yang disalurkan untuk wilayah Palembang. Sapi berbobot raksasa mencapai 1,3 ton tersebut dibeli dengan harga Rp130 juta. Menyusul di bawahnya, ada sapi "Jihad" berbobot 970 kilogram di Kota Blitar yang ditebus seharga Rp125 juta.

Editorial Team

Related Article