Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
IPO RANS Bertabur Tokoh Publik-Selebriti, Ada Haji Isam hingga Ariel
Initial Public Offering (IPO) PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS). (IDN Times/Vadhia Lidyana)
  • IPO PT RANS Entertainment Indonesia Tbk resmi digelar dengan kehadiran banyak tokoh publik dan selebriti, termasuk Haji Isam, Boy Thohir, Anindya Bakrie, serta Ariel NOAH.
  • Saham RANS ditawarkan seharga Rp170 per lembar dengan total 2,525 miliar saham baru dan langsung naik 34,12 persen ke Rp228 saat mulai diperdagangkan di bursa.
  • Nagita Slavina menegaskan bahwa IPO menjadi langkah awal RANS untuk membangun kepercayaan publik serta memperkuat tata kelola perusahaan yang transparan dan bertanggung jawab.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO) PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) Jumat (10/7/2026) pagi, diramaikan tokoh publik hingga selebriti Tanah Air.

Dalam acara itu, Direktur Utama RANS, Nagita Slavina hadir bersama keluarga, yakni sang suami, Raffi Ahmad; ibunya, Rieta Amilia; ibu Raffi yakni Amy Qanita; serta ketiga anaknya yaitu Rafathar Malik Ahmad, Rayyanza Malik Ahmad yang akrab disapa Cipung, dan Lily.

Adapun tokoh publik hingga pebisnis kondang yang hadir, antara lain Haji Isam atau Andi Syamsuddin Arsad, Garibaldi "Boy" Thohir, Anindya Bakrie, hingga Axton Salim.

Bahkan, Haji Isam turut naik ke atas panggung bersama Raffi, Nagita, direksi RANS, dan keluarga saat prosesi pemencetan bel pembukaan perdagangan saham pagi ini.

Dari dunia hiburan, hadir Nazril Irham atau yang akrab disapa Ariel NOAH, Gading Marten, Anang Hermansyah, hingga Iwet Ramadhan.

Petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yaitu Direktur Utama Holding BUMN Aviasi dan Pariwisata InJourney, Maya Watono juga hadir dengan kebaya biru tuanya.

Saham RANS ditawarkan dengan harga Rp170 per lembar saham, di mana ada 2.525.000.000 saham baru yang ditawarkan ke publik. Saat masuk papan perdagangan bursa, saham RANS langsung menyentuh level auto rejection atas (ARA) 34,12 persen ke Rp228 per lembar saham.

Nagita mengatakan, IPO bukan akhir perjalanan RANS, melainkan titik awal perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab yang lebih besar.

“Seringkali saya ditanya, mengapa RANS harus menjadi perusahaan publik? Jawaban saya sederhana, karena mimpi sebesar ini tidak bisa dibangun sendirian. Perusahaan publik bukan hanya soal memperoleh modal. Perusahaan publik adalah tentang membangun kepercayaan. Tentang membangun tata kelola, membuka diri terhadap pengawasan,memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil dapat dipertanggung jawabkan kepada seluruh pemegang saham,” ucap Nagita.

Curated For You

Editorial Team

Related Article