Jakarta, IDN Times - Jenderal Purn Dudung Abdurachman mengatakan baru dikabari digeser menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan pada Rabu, 30 September 2026. Kabar itu, ia peroleh bukan dari Istana, melainkan diinformasikan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
"Kemarin sudah dikabari (akan digeser). Menghadap Pak Dasco," ujar Dudung usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (1/10/2026) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Sebelumnya, Dudung mengisi posisi sebagai Kepala Staf Presiden (KSP). Namun, baru lima bulan menjabat, ia digeser kembali ke posisi Menko Polkam menggantikan Djamari Chaniago.
Ketika ditanyakan apakah ada pesan khusus dari Prabowo terkait jabatan barunya, Dudung menepis hal tersebut. "Belum ada (pesan khusus dari presiden)," tutur dia.
Namun, ia menyadari tugas yang diembannya sebagai Menko Polkam tidak ringan. Apalagi situasi keamanan saat ini menghadapi banyak tantangan. Total ada empat kementerian dan empat instansi non-kementerian yang yang perlu dikoordinasikan oleh Dudung.
"Tugas-tugas Menko Polkam tentunya tidak ringan dengan situasi saat ini. Di bawahnya memang kami koordinasikan dan sinkronisasi tugas-tugas kenegaraan. Ada beberapa kementerian di bawah koordinasi Menko Polkam. Nanti, akan kita tingkatkan yang sudah dilaksanakan oleh pejabat sebelumnya," katanya.
Ia menambahkan sebagai Menko Polkam baru pihaknya bakal mendukung penuh pembangunan Asta Cita yang dicita-citakan oleh Prabowo. "Kami akan kawal program prioritas nasional dan program unggulan bapak presiden," imbuhnya.
Selain Dudung, total ada 14 menteri atau pejabat setingkat menteri yang dilantik oleh Prabowo pada hari ini. Berikut daftar lengkapnya:
1. Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri ESDM.
2. Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
3. Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
4. Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.
5. Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
6. Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
7. Nurul Qomaril Ibnul Ahmad sebagai Wakil Menteri Keuangan.
8. Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
9. Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.
10. Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kehutanan, Kelautan, dan Perikanan.
11. Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan.
12. Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.
13. Ariyanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.
14. Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
15. Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI.
