Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jalan Lenteng Agung Amblas 3 Meter, Dinas SDA DKI Turunkan Alat Berat
Kasudin SDA Jakarta Selatan melakukan monitoring penanganan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jumat (29/5). (Instagram.com/SDA)
  • Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok amblas sedalam tiga meter akibat saluran penghubung lama di bawah jalan, memicu gangguan lalu lintas pada Jumat, 29 Mei 2026.
  • Dinas SDA DKI Jakarta menurunkan alat berat untuk penanganan darurat dan menutup bagian jalan yang amblas menggunakan plat besi setebal sekitar 25 milimeter.
  • Dinas SDA menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, sementara pengguna jalan mengeluhkan kemacetan panjang karena satu lajur tidak bisa digunakan di lokasi kejadian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Jalan di Lenteng Agung tiba-tiba bolong besar dan dalam banget, sampai tiga meter. Banyak mobil jadi pelan dan macet panjang. Orang dari Dinas Air datang bawa alat besar buat nutup lubangnya pakai besi tebal. Mereka bilang maaf ke orang-orang dan suruh hati-hati kalau lewat sana karena jalan masih diperbaiki.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun jalan Lenteng Agung mengalami amblas cukup dalam, respons cepat Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menunjukkan kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menangani situasi darurat. Dengan segera menurunkan alat berat dan menyiapkan penutupan saluran menggunakan plat besi tebal, langkah ini mencerminkan tanggung jawab serta kepedulian terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan (Jaksel), arah Depok, mengalami amblas sedalam sekitar tiga meter, Jumat (29/5/2026).

Kepala Suku Dinas Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan bahwa di bawah ruas jalan tersebut terdapat crossing saluran penghubung (PHB) UI berupa honk atau saluran lama.

“Betul bahwa di bawah Jl Raya Lenteng Agung tersebut terdapat crossing saluran penghubung (PHB) UI berupa honk (saluran lama) dengan lebar kurang lebih 3 meter dan panjang kurang lebih 6 meter,” ujar Santo saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).

1. Alat berat sudah diturunkan di lokasi

Kasudin SDA Jakarta Selatan melakukan monitoring penanganan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jumat (29/5). (Instagram.com/SDA)

Lebih lanjut, Santo menyebutkan bahwa seluruh saluran yang ada di Jakarta merupakan kewenangan Dinas SDA DKI Jakarta. Saat ini, penanganan darurat telah dilakukan dengan mengerahkan alat berat ke lokasi.

“Penanganan darurat hari ini sudah dilakukan, alat berat sudah dikerahkan ke lokasi dan akan dilakukan penutupan saluran yang ambles dengan plat besi setebal kurang lebih 25 mm,” jelasnya.

2. Dinas SDA sampaikan permohonan maaf

Kasudin SDA Jakarta Selatan melakukan monitoring penanganan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jumat (29/5). (Instagram.com/SDA)

Santo mengatakan Dinas SDA DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut. Warga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

"Dinas SDA DKI Jakarta mohon maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Masyarakat juga diimbau tetap berhati-hati saat melintas," katanya

3. Pengguna jalan keluhkan jalan macet

Kasudin SDA Jakarta Selatan melakukan monitoring penanganan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jumat (29/5). (Instagram.com/SDA)

Sebelum pengguna jalan mengeluhkan kemacetan panjang terjadi di Jalan Raya Lenteng Agung arah Depok akibat munculnya sinkhole atau lubang di ruas jalan depan Sate PSK pada Jumat (29/5/2026) pagi.

"Macet banget ini jadinya, buntut (macet) sampai di flyover depan Taman Lenteng Agung," kata Satria, seorang pekerja yang berkantor di Jakarta Selatan.

"Selebihnya aman," ujar Satria.

Sebelumnya, TMC Polda Metro Jaya menjelaskan, kemacetan terjadi akbiat posisi lubang yang berada tepat di jalur tengah.

Sementara itu, jalur Depok arah Jakarta juga terdampak tersendat di putaran Universitas Pancasila (UP).

Satu lajur tidak bisa digunakan (posisi amblas agak ke tengah) dan hanya dua lajur yang dapat digunakan," tulis akun X @TMCPoldaMetro.

Editorial Team

Related Article