Presiden Ketujuh RI, Joko "Jokowi" Widodo menghadiri Rakorda PSI di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (1/8/2026)(Dok. PSI)
Ia menambahkan, kehadiran Jokowi juga dapat meningkatkan posisi tawar PSI dalam komunikasi politik dengan partai lain. PSI kini memiliki figur nasional dengan pengalaman pemerintahan, jaringan politik, dan modal elektoral yang luas.
“Jokowi masuk PSI membuat papan catur 2029 bertambah satu bidak penting. Belum tentu PSI langsung menjadi kekuatan besar, tetapi pemain lain sekarang punya satu variabel baru yang harus dihitung. Dan dalam politik, sesuatu yang harus dihitung berarti tidak bisa lagi dianggap remeh,” pungkas Arifki.
Sebelumnya, Jokowi menilai, PSI perlu meyakini potensinya untuk berkembang menjadi partai besar. Meskipun saat ini masih tergolong sebagai partai baru.
Jokowi mengatakan, keberadaan PSI sebagai partai baru tidak lantas membuat partai berlambang gajah tersebut tidak diperhitungkan. Ia bahkan menyebut sudah ada pihak yang merasa khawatir terhadap perkembangan PSI.
“Karena meskipun PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak yang ketakutan,” kata Jokowi di Rakorda DPD PSI Kota Bandung, Sabtu (26/9/2026).
Dia menegaskan, PSI merupakan partai baru, tetapi harus tetap diperhitungkan. Jokowi meminta kader memiliki keyakinan, PSI akan berkembang menjadi partai besar.
“Wong sama partai baru saja kok takut. Ini partai baru, tapi juga hati-hati. Meskipun partai baru, hati-hati, ini akan menjadi partai besar,” jelasnya.
Jokowi juga menyinggung parliamentary threshold atau ambang batas parlemen. Dia meminta kader PSI tidak menjadikannya sebagai alasan untuk khawatir. Ia mengatakan berapa pun besaran ambang batas parlemen yang ditetapkan, fokus utama PSI harus tetap pada kerja organisasi.
“Oleh sebab itu saya sampaikan, mau parliamentary threshold 5 persen, oke, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 6 persen, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 7 persen, nggak masalah. Mau parliamentary threshold 8 persen, nggak masalah,” tegasnya.
Menurut Jokowi, hal terpenting adalah kerja keras kader serta keberadaan struktur partai yang aktif. Ia menekankan struktur PSI harus benar-benar hidup dan bekerja di tengah masyarakat.
“Asal, as long as, asalkan saudara-saudara bekerja keras untuk partai, strukturnya aktif dan bekerja, hidup dan bekerja,” kata Jokowi.
Jokowi kemudian menegaskan kembali, kerja organisasi menjadi kunci bagi PSI. Karena itu, ia meminta kader tidak terlalu mencemaskan persoalan parliamentary threshold.
“Kuncinya hanya di situ. Nggak usah takut dengan yang namanya parliamentary threshold. Jelas semuanya?” terang Jokowi.
Jokowi pun meminta seluruh kader PSI memiliki keyakinan terhadap target tersebut. Menurut dia, target PSI tidak seharusnya berhenti pada sekadar memperoleh kursi di parlemen.
“Kita harus meyakini itu, kita harus meyakini itu. Target kita bukan hanya masuk Senayan, bukan hanya masuk Senayan,” kata Jokowi.