Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Jateng Bersholawat dalam rangka tasyakuran MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (23/9/2026). (dok. Pemprov Jateng)
Apresiasi serupa juga dirasakan Zumrotul Luthfiyyah, kafilah asal Kabupaten Rembang yang meraih terbaik pertama cabang Tafsir Bahasa Inggris Putri. Bagi Zumrotul, apresiasi dari Pemprov Jateng tidak hanya soal nominal hadiah. Ia juga mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada peserta yang belum meraih juara.
“Alhamdulillah, bersyukur senang banget atas apresiasi yang sudah diberikan oleh Bapak Gubernur,” tuturnya.
Prestasi tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi Zumrotul. Sebelumnya, ia pernah mengikuti cabang tahfiz 10 juz dan 20 juz. Pada MTQ Nasional 2024, ia mengikuti Tafsir Bahasa Inggris dan meraih harapan ketiga.
Dua tahun berselang, Zumrotul kembali mengikuti cabang yang sama dan berhasil menjadi terbaik pertama. “Ini menurut saya cabang yang paling sulit yang pernah saya ikuti,” katanya.
Menurut Zumrotul, capaian tersebut merupakan hasil dari persiapan yang dilakukan jauh sebelum perlombaan. Ia berharap pembinaan peserta MTQ berikutnya dapat dilakukan sejak dini, termasuk memastikan peserta mendapat persiapan dan kondisi yang mendukung sebelum tampil.
“Kalau untuk teman-teman yang lain mungkin disiapkan dari sekarang karena kan kebanyakan yang juara-juara itu mulainya enggak secara mendadak, belajarnya enggak secara mendadak,” katanya.
Sebagai informasi, MTQ Nasional XXXI yang berlangsung di Jawa Tengah diikuti 2.242 peserta dari 37 provinsi. Jawa Tengah sendiri mengirim 67 kafilah, dengan 30 peserta berhasil melaju ke babak final. Pada hasil akhir, Jateng menempati peringkat kedua nasional dengan 208 poin. (WEB)