Kapolri Naikkan Pangkat 50 Pati Polri, Roycke Harry Langie Jadi Komjen

- Kapolri Listyo Sigit Prabowo menaikkan pangkat 50 perwira tinggi Polri dan empat PNS, menurut keterangan Divisi Humas Polri di Jakarta pada 26 September 2026.
- Roycke Harry Langie, Astamaops Kapolri, naik menjadi Komjen Pol; sementara 15 pati menjadi Irjen Pol dan 34 lainnya menjadi Brigjen Pol.
- Polri menyebut kenaikan pangkat sebagai penghargaan atas dedikasi dan kinerja, sekaligus amanah untuk menjaga kehormatan institusi serta meningkatkan pelayanan profesional dan humanis.
Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat kepada 50 perwira tinggi (pati) Polri dan empat pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Polri.
Dari 50 pati yang menerima kenaikan pangkat, satu personel naik menjadi Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), 15 personel menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), dan 34 personel menjadi Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).
Salah satu pati yang naik pangkat menjadi Komjen Pol adalah Roycke Harry Langie, yang menjabat sebagai Astamaops Kapolri.
Sementara itu, sejumlah pati yang memperoleh kenaikan pangkat menjadi Irjen Pol di antaranya Untung Widyatmoko sebagai Kadivhubinter, Yudo Hermanto sebagai Kapolda Sulawesi Utara, dan Wawan Muliawan sebagai Wakabaintelkam Polri.
Kenaikan pangkat tersebut disampaikan Divisi Humas Polri di Jakarta, Sabtu (26/9/2026).
Kadivhumas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel selama menjalankan tugas.
"Setiap kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan kinerja personel," ujar Johnny.
Selain satu pati yang naik menjadi Komjen Pol dan 15 pati menjadi Irjen Pol, sebanyak 34 pati lainnya memperoleh kenaikan pangkat menjadi Brigjen Pol. Beberapa di antaranya yakni Dally Achmad Mutiara, Zefanja Honpry Dapas, dan Ruruh Wicaksono.
Kenaikan pangkat juga diberikan kepada empat PNS di lingkungan Polri. Tiga PNS memperoleh pangkat Pembina Utama, sedangkan satu PNS memperoleh pangkat Pembina Utama Madya.
Johnny mengatakan kenaikan pangkat tidak hanya menjadi penghargaan atas kinerja personel, tetapi juga membawa tanggung jawab yang lebih besar.
"Di balik kenaikan pangkat tersebut terdapat amanah dan tanggung jawab yang semakin besar untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi institusi, bangsa, dan masyarakat," katanya.
Menurut Johnny, kenaikan pangkat merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus bentuk kepercayaan organisasi kepada personel.
Para personel yang menerima kenaikan pangkat diharapkan dapat menjaga kehormatan institusi dan menjadi teladan dalam menjalankan tugas.
"Harapannya, kenaikan pangkat ini tidak hanya menjadi pencapaian secara pribadi, tetapi juga menjadi energi untuk terus berkarya, memberikan kontribusi positif, dan menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin profesional dan humanis," ujar Johnny.


![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















