Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kala Sertijab Kepala Bakom Jadi Panggung Klarifikasi Rocky Gerung
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Wantimpres), Rocky Gerung (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Serah terima Kepala Bakom dari M. Qodari kepada Syahganda Nainggolan menjadi momen Rocky Gerung, anggota Wantimpres, menyampaikan klarifikasi soal bergabung ke pemerintahan.
  • Rocky mengaku sudah memperkirakan hujatan atas keputusannya masuk lingkaran istana dan berkelakar meminta Syahganda memulihkan nama baiknya di publik.
  • Ia membantah menukar reputasi dengan fasilitas dari Prabowo, serta menyebut posisinya di Wantimpres memungkinkan gagasannya lebih cepat sampai kepada Presiden.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Serah terima jabatan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dari M. Qodari ke Syahganda Nainggolan pada Selasa (6/10/2026), menjadi panggung Rocky Gerung menyampaikan klarifikasi alasannya bergabung menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Ya, Rocky Gerung diundang Syahganda untuk menyaksikan prosesi serah terima jabatan.

Dengan mengenakan baju batik lengan panjang dan kancing baju terbuka satu di bagian dada, Rocky Gerung berdiri di sisi tamu undangan. Di momen ini, semua pegawai Badan Komunikasi Pemerintah juga tampak mengenakan batik.

Membuka sambutannya, Syahganda berkelakar kalau Rocky kini satu kantor bersama Qodari yang kini menjabat Sekretaris Wantimpres.

"Yang terhormat, Rocky Gerung, anggota Dewan Pertimbangan Presiden, sama dengan beliau sekarang, satu kantor dengan Pak Qodari," ujar Syahganda disambut tawa hadirin lain, termasuk Qodari dan Rocky.

Saat mendengar sambutan Syahganda, Rocky lebih banyak tertawa, tersenyum sebab beberapa kali Syahganda melempar kelakar terhadap dirinya. Sebut saja ketika Syahganda mengaku sebagai murid Rocky Gerung. Hadirin dan Rocky tertawa.

Rocky juga bahkan membuat gestur jari telunjuk ke kepala dengan gaya miring. Setelah sambutan Qodari, Syahganda dan Wakil Kepala Bakom, Fadli Tri Hartono, pembawa acara kemudian meminta Rocky Gerung bicara.

1. Rocky Gerung berkelakar ke Syahganda untuk pulihkan nama baiknya

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Wantimpres), Rocky Gerung (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Rocky kemudian menggelengkan kepala, namun menerima untuk menyampaikan sejumlah pandangannya. Membuka sambutannya, berkelakar dengan memerintahkan Syahganda untuk memulihkan nama baiknya karena Rocky yang kini bergabung ke pemerintahan Prabowo ramai dihujat di media sosial.

"Oke teman-teman, tugas pertama Syahganda adalah, memulihkan nama baik saya di publik," ujar Rocky.

Dia membeberkan alasannya menerima tawaran Presiden Prabowo Subianto untuk masuk lingkaran pemerintah. Rocky Gerung mengaku sudah menyadari akan mendapat hujatan saat bergabung dengan lingkaran pemerintah.

"Saya ada di kalangan istana sekarang, akan jadi sasaran dan gak ada cara untuk menghalangi kawan-kawan saya tuh yang berupaya untuk cari dalil, bahwa saya mengkhianati perjuangan," ucap Rocky.

2. Rocky Gerung bantah reputasinya didagangkan ke Prabowo

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Wantimpres), Rocky Gerung (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Rocky juga menjawab anggapan reputasinya didagangkan kepada Prabowo. Dia menganggap hal tersebut tak benar.

"Rocky Gerung reputasinya didagangkan pada Prabowo. Saya gak pernah tukar tambah reputasi saya dengan fasilitas dari awal," kata dia.

3. Rocky Gerung ingin agar pikirannya bisa lebih cepat ke Prabowo

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Wantimpres), Rocky Gerung (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Rocky mengatakan, menerima menjadi Wantimpres agar pikirannya bisa sampai lebih cepat ke Prabowo. Sehingga, tidak perlu bicara di media untuk menyampaikan pendapat.

"Saya menginginkan, pikiran saya tiba dua detik sebelum kejadian di kuping Presiden. Saya ingin jarak argumentasi saya tidak lagi melalui ILC. Jadi, karena itu, kemarin saya bilang saya hanya pindah dari luar ke dalam. Ya, orang marah itu, ya okelah. Orang yang marah itu artinya dia enggak ingin berpisah sebetulnya, ya kayak mantan yang gelisah, tapi ingin mencaci maki, padahal dia cuma kangen saja, gelisah," ujar dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article