Dihujat Usai Jadi Wantimpres, Rocky Gerung: Mantan Masih Mantau

- Rocky Gerung menanggapi santai hujatan setelah menjadi anggota Wantimpres, dengan mengibaratkan para pengkritiknya sebagai mantan yang masih memantau.
- Rocky mengaku sudah siap menjadi sasaran kritik saat masuk lingkaran pemerintah dan membantah menukar reputasinya dengan fasilitas dari Presiden Prabowo.
- Ia menerima posisi Wantimpres agar gagasannya bisa lebih cepat disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo, tanpa harus terlebih dahulu melalui media.
Jakarta, IDN Times - Rocky Gerung menanggapi santai pihak yang menghujatnya selepas menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Rocky menganalogikan penghujatnya sebagai mantan yang masih memantau.
"Itu artinya mantan masih mantau," ujar Rocky di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
1. Alasan Rocky menerima jadi anggota Wantimpres

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Wantimpres), Rocky Gerung (IDN Times/Ilman Nafi'an) Sebelumnya, Rocky membeberkan alasannya menerima tawaran Presiden Prabowo Subianto menerima masuk lingkaran pemerintah. Rocky Gerung mengaku sudah menyadari akan mendapat hujatan saat bergabung ke lingkaran pemerintah.
"Saya ada di kalangan istana sekarang, akan jadi sasaran dan gak ada cara untuk menghalangi kawan-kawan saya tuh yang berupaya untuk cari dalil bahwa saya mengkhianati perjuangan," ujar Rocky di Kantor Bakom RI, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
2. Rocky Gerung bantah reputasinya didagangkan ke Prabowo

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Wantimpres), Rocky Gerung (IDN Times/Ilman Nafi'an) Rocky juga menjawab anggapan reputasinya didagangkan kepada Presiden Prabowo. Dia menganggap hal tersebut tak benar.
"Rocky Gerung reputasinya didagangkan pada Prabowo. Saya gak pernah tukar tambah reputasi saya dengan fasilitas dari awal," kata dia.
3. Rocky Gerung ingin pikirannya bisa lebih cepat ke Prabowo

Pelantikan Rocky Gerung sebagai anggota Watimpres di Istana Merdeka, Jumat (2/10/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an) Rocky mengatakan, menerima tawaran menjadi Wantimpres agar pikirannya bisa sampai lebih cepat ke Presiden Prabowo. Dengan demikian, dirinya tidak perlu bicara di media untuk menyampaikan pendapat.
"Saya menginginkan, pikiran saya tiba dua detik sebelum kejadian di kuping Presiden. Saya inginkan jarak argumentasi saya tidak lagi melalui ILC. Jadi karena itu kemarin saya bilang, saya hanya pindah dari luar ke dalam. Ya orang marah itu, ya okelah. Orang yang marah itu artinya dia enggak ingin berpisah sebetulnya, ya kayak mantan yang gelisah, tapi ingin caci maki, padahal dia cuma kangen saja, gelisah," ucap dia.
Rocky Gerung resmi menjadi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).























