Bekasi, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi meminta warganya yang tinggal di bantaran Kali Bekasi untuk waspada terjadinya banjir kiriman pada Rabu (11/2/2026).
Kasie Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Idham Kholid, mengatakan, peringatan itu dikeluarkan setelah adanya peningkatan tinggi muka air (TMA) di Kali Cileungsi Hulu.
"TMA di Cileungsi Hulu pada pukul 18.00 WIB mencapai 200 sentimeter, kalau untuk normalnya ada di TMA 100 sentimeter," kata dia, Rabu (11/2/2026).
Dia mengatakan, air tersebut akan tiba di Pertemuan Kali Cikeas dan Cileungsi (P2C) yang berlokasi di Perumahan Pondok Gede Permai (PGP) sekitar 2 hingga 3 jam.
Tingginya TMA di aliran Kali Cileungsi, kata dia, disebabkan oleh hujan dengan intensitas deras di wilayah Kabupaten Bogor.
"(Saat ini) Masih hujan. Awalnya deras dan makannya kalau Cileungsi sudah tinggi," kata dia.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Kali Bekasi untuk tetap waspada dan memantau informasi melalui akun instagram @bpbd.kotabekasi.
"Kami mengimbau kepada masyarakat tetap waspada dan mempersiapkan tas yang berisikan dokumen penting, obat-obatan, hingga logistik makanan," jelas dia.
