Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kapolri: Ada Kendala, Pencoblosan di Beberapa Wilayah Papua Diundur
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi melantik dan melakukan serah terima jabatan (sertijab) Kapolda Sulawesi Utara dan Koordinator Staf Ahli (Korsahli) Kapolri. (dok. Humas Polri)

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berujar, pemungutan suara untuk Pemilu 2024 di beberapa distrik Papua harus diundur. Ada kendala yang melatarbelakangi hal tersebut.

"Kita dapat informasi dari KPU bahwa ada beberapa wilayah yang mengalami kendala seperti di Papua, sehingga ada tiga sampai empat distrik kalau tidak salah yang jadwalnya dimundurkan," kata Listyo di Jakarta, Rabu (14/2/2024).

Kendala yang dimaksud Listyo salah satunya adalah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tergenang air. Di beberapa tempat. ada juga kotak suara yang datang terlambat.

"Kemudian ada TPS yang tergenang sehingga harus direlokasi, ini kaitan dengan pencoblosan dan juga beberapa kotak suara yang mungkin datang terlambat dibandingkan dengan yang lain ini juga menjadi perhatian kita," kata Listyo.

TNI-Polri mengerahkan 260 ribu personel gabungan guna mengamankan jalannya Pemilu 2024. Personel ini juga nantinya untuk menjaga ketertiban dan keamanan di masyarakat (kamtibmas).

Para personel tersebar berjaga di beberapa tempat. Ada yang ditugaskan untuk berjaga di TPS, ada juga yang nanti berjaga di markas komando, yang siap jadi bala bantuan bagi para petugas di lapangan.

"Ada yang di TPS, ada yg di komando, tentunya di TPS yang memiliki tugas (pengamanan). Sementara yang berada di komando tentunya stand by pos, apabila ada potensi gangguan yang kita harus turun," kata Listyo.

Curated For You

Editorial Team

Related Article