- Tetapkan status bencana nasional, adili korporasi yang bertanggung jawab dan tuntaskan tata kelola lahan.
- Wujudkan APBN untuk kepentingan rakyat dan hentikan pemborosan untuk kepentingan politik berkedok program populis seperti MBG (Makan Bergizi Gratis) dan Koperasi Desa Merah Putih.
- Turunkan biaya pendidikan, berikan akses layanan dasar yang merata dan sediakan lapangan pekerjaan yang berkualitas.
- Hentikan penggunaan hukum untuk penyalahgunaan kekuasaan dan berantas KKN.
- Kembalikan kebebasan bersuara, adili pelanggar HAM dan hentikan militerisasi di ruang hukum.
Rekayasa Lalu Lintas Demo Mahasiswa di DPR RI dan Bundaran HI Hari Ini

Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional di sekitar Bundaran HI, Monas, Tugu Tani, dan DPR RI.
Masyarakat diminta menghindari kawasan aksi, menggunakan rute alternatif, mengatur waktu perjalanan, dan memantau informasi lalu lintas.
BEM UI menggelar aksi pada 28 Oktober 2026 dengan lima tuntutan, termasuk soal bencana nasional, pendidikan, layanan dasar, dan kebebasan bersuara.
Jakarta, IDN Times - Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas menjelang penyampaian aspirasi yang akan dilakukan kelompok mahasiswa di Bundaran HI, Monas, dan Tugu Tani, Jakarta Pusat pada hari ini (28/10/2026).
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Firman Darmansyah menjelaskan, rekayasa lalu lintas bakal diterapkan secara situasional. Tidak hanya di kawasan Bundaran HI, rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan di sekitar DPR RI.
"Sehubungan dengan adanya aksi penyampaian pendapat pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai, di kawasan DPR/MPR RI, Bundaran HI, Monas, dan Tugu Tani, Jakarta Pusat, diperkirakan terjadi kepadatan lalu lintas dan rekayasa arus secara situasional," kata Firman dalam keterangan tertulisnya.
1. Polisi imbau masyarakat cari jalan alternatif

Ruas jalan dari Sudirman menuju ke Bunderan HI ditutup oleh polisi karena aksi demo BEM UI pada Selasa, 18 Agustus 2026. (IDN Times/Santi Dewi) Polda Metro Jaya pun mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan-kawasan tersebut.
"Masyarakat diimbau untuk menghindari kawasan tersebut, menggunakan rute alternatif, mengatur waktu perjalanan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan," ucapnya.
"Pantau informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas melalui akun media sosial @tmcpoldametrojaya," lanjutnya.
2. BEM UI aksi di Bundaran HI pukul 14.00 WIB.

Demo BEM UI di Bundaran HI Diadang Polisi. (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa) Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menyatakan kembali turun berunjuk rasa pada Rabu, 28 Oktober 2026 di Bunderan Hotel Indonesia (HI). Ini merupakan aksi keempat yang dilakukan BEM UI dan mengambil momen bertepatan dengan Sumpah Pemuda.
Wakil Ketua BEM UI, Fathimah Azzahra, mengatakan demonstrasi akan dimulai pada pukul 14.00 WIB. BEM UI juga mengajak tidak hanya mahasiswa, melainkan juga elemen masyarakat lainnya turun aksi.
"Hallo, teman-teman, besok kami akan mengadakan aksi di Bunderan HI pukul 14.00 WIB, dan kami memanggil seluruh elemen masyarakat semuanya untuk ikut turun bersama kami," ungkap Fathimah di akun media sosialnya, dikutip Selasa (27/10/2026).
Demonstrasi bertagar #IndonesiaSadar itu mengundang semua elemen untuk merebut kembali daulat rakyat dari penguasa.
"Semua diundang, semua boleh datang. Mari kita berpesta dan rebut kembali daulat rakyat yang direnggut oleh penguasa bejat," demikian isi unggahan di akun media sosial BEM UI.
3. Lima tuntutan BEM UI

Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra di Polda Metro Jaya, Selasa (6/10/2026). (IDN Times/Lia Hutasoit)






















