Jakarta, IDN Times - Perempuan diduga mengalami kekerasan seksual di lokasi pengungsian mandiri di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah tersebut. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) menyatakan laporan itu masih dalam proses koordinasi.
“Situasi bencana dan pengungsian dapat meningkatkan risiko terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak. Karena itu, aspek keselamatan dan perlindungan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap upaya respons kemanusiaan. Setiap laporan harus ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku dan kepentingan korban harus tetap menjadi perhatian utama,” ujar Menteri PPPA, Arifah Fauzi, dalam siaran pers, dikutip Sabtu (22/8/2026).
