Menteri PPPA Minta CKG Anak Tak Hanya Pemeriksaan Kesehatan Tapi Juga Edukasi

- Menteri PPPA Arifah Fauzi meminta CKG Anak dilanjutkan dengan edukasi yang tepat.
- Suara anak didorong menjadi bahan evaluasi pelaksanaan CKG melalui keterlibatan Forum Anak.
- Kemen PPPA mendorong keterhubungan data kesehatan, sementara Menkes menekankan edukasi anemia.
Jakarta, IDN Times - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meminta pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak tidak berhenti pada pemeriksaan. Dia mendorong hasil pemeriksaan ditindaklanjuti dengan edukasi yang tepat, serta meminta suara anak sebagai penerima manfaat digunakan untuk mengevaluasi pelaksanaan program.
“Kami mendorong langkah-langkah kolaboratif agar pemeriksaan kesehatan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi anak. Kemen PPPA akan mengoptimalkan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di berbagai daerah untuk memperkuat literasi kesehatan keluarga, termasuk edukasi mengenai pemeriksaan kesehatan secara berkala, gizi seimbang, dan pengasuhan positif berbasis hak anak,” ujar Arifah, dikutip Minggu (16/8/2026).
1. Suara anak jadi bahan evaluasi

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi meninjau posko bencana banjir di Padang. (Dok. KemenPPPA) Arifah menilai, pendapat anak perlu dilibatkan dalam pelaksanaan CKG. Forum Anak dari tingkat nasional hingga desa/kelurahan dapat dilibatkan sebagai pelapor dan pelopor serta pendidik sebaya untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan.
“Program CKG juga diharapkan mendengarkan dan mengakomodir suara/pandangan anak selaku penerima manfaat. Suara anak dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan CKG Anak,” kata Arifah.
2. Data kesehatan perlu terhubung
Kader Posyandu Miroto, Atik Waluyo (50) (kanan) melakukan skrining kesehatan ibu hamil, Zulfiadinda Dewi Restu (27) di Semarang, Jumat (21/7/2024). (IDN Times/Dhana Kencana) Kemen PPPA mendorong keterhubungan data kesehatan dengan sistem perlindungan anak. Upaya tersebut ditujukan untuk mendukung penanganan yang lebih holistik melalui pertukaran dan pemanfaatan data, serta diperkuat dengan media promosi CKG dan platform e-learning Kemen PPPA bersama Kementerian Kesehatan.
3. Menkes soroti edukasi anemia

Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Sekda Jateng saat konferensi pers terakhir perkembangan terbaru layanan CKG untuk wilayah Jateng. (IDN Times/Fariz Fardianto) Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan, CKG penting untuk mendeteksi kondisi kesehatan anak sejak dini. Menurut dia, pemeriksaan perlu diikuti pemahaman anak mengenai kondisi kesehatannya, termasuk edukasi terkait anemia dan konsumsi tablet tambah darah.
“Hasil pemeriksaan CKG perlu diikuti dengan pemahaman dan edukasi kepada anak, termasuk mengenai anemia dan pentingnya konsumsi tablet tambah darah, sehingga pemeriksaan tidak berhenti pada pemberian informasi, tetapi mendorong anak untuk menjaga kesehatannya,” kata Budi.











.png)






