Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) membuka program kuliah gratis bagi lulusan SMA dan/atau sederajat yang gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2024. (Dok. Kemnaker)
Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) membuka program kuliah gratis bagi lulusan SMA dan/atau sederajat yang gagal mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2024. (Dok. Kemnaker)

Intinya sih...

  • Informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui laman dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

  • Hingga saat ini belum terdapat kebijakan maupun informasi resmi terkait penyaluran BSU pada tahun 2026.

  • Kemnaker mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai informasi palsu atau hoaks terkait program Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026, terutama yang memuat tautan pendaftaran tidak resmi dan berpotensi penipuan.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya berbagai unggahan di media sosial, pesan berantai, hingga berita di media massa yang mencatut program BSU 2026, sehingga menimbulkan keresahan di masyarakat.

1. Informasi BSU hanya disampaikan melalui laman resmi Kemnaker

Kepala Biro Humas Kemnaker Faried Abdurrahman Nur Yuliono. (dok. Kemnaker)

Kepala Biro Humas Kemnaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono, menegaskan pentingnya kehati-hatian masyarakat dalam menyikapi informasi BSU yang beredar di luar kanal resmi pemerintah.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri. Informasi resmi BSU hanya disampaikan melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Faried melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (7/1/2026).

2. Sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU 2026

Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). (IDN Times/Trio Hamdani)

Sebagai informasi, penyaluran BSU terakhir dilakukan pada 2025 dengan jumlah penerima sebanyak 16.048.472 pekerja/buruh sesuai ketentuan yang berlaku. Faried menegaskan bahwa hingga saat ini belum terdapat kebijakan maupun informasi resmi terkait penyaluran BSU pada tahun 2026.

“Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada informasi apa pun terkait BSU 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemnaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi,” tutur Faried.

3. Cek kebenaran informasi sebelum membagikannya

Konferensi pers Menaker Yassierli terkait penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Ia pun mengajak masyarakat untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, serta melaporkan apabila menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan program BSU agar tidak menimbulkan kerugian di masyarakat. (WEB)

Editorial Team