Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kepala BGN Susun Strategi agar Kasus Keracunan MBG Tak Terulang
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Kepala BGN Sudaryono menyiapkan strategi baru untuk mencegah terulangnya kasus keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
  • Sudaryono mengaku memahami tantangan pelaksanaan MBG karena terlibat sejak awal pembahasan dan memiliki pengalaman di sektor pertanian.
  • Masukan serta keluhan dari berbagai pihak akan dijadikan bahan evaluasi guna memperbaiki tata kelola dan pelaksanaan program MBG ke depan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Ada anak-anak yang pernah sakit karena makan dari Program Makan Bergizi Gratis. Sekarang Pak Sudaryono, kepala Badan Gizi Nasional, mau bikin rencana supaya itu tidak terjadi lagi. Ia dengar banyak cerita dan keluhan dari orang-orang. Semua catatan itu akan dipakai untuk memperbaiki cara kerja programnya sekarang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono memastikan tengah menyiapkan strategi untuk mencegah terulangnya kasus keracunan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sudaryono mengatakan dirinya telah memahami berbagai tantangan pelaksanaan MBG karena terlibat sejak tahap awal pembahasan program tersebut.

"Saya sedikit banyak ngerti, karena di awal-awal dulu waktu membahas MBG saya juga bagian dari orang yang terlibat. Kemudian saya sebagai Wakil Menteri Pertanian juga sedikit banyak bersinggungan karena memang terkait rantai pasok dan lain-lain. Di situ banyak juga masukan-masukan, keluhan-keluhan, dan saya mendengarkan itu," kata Sudaryono di Gedung BGN, Rabu (22/7/2026).

Ia mengatakan seluruh masukan dan keluhan yang diterimanya akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tata kelola serta pelaksanaan Program MBG ke depan.

"Semua informasi itu sudah saya catat, tinggal nanti kita elaborasi dengan internal dan juga kita menerima masukan dari eksternal," kata Sudaryono.

Curated For You

Editorial Team

Related Article