Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kasus Distribusi Bansos, Eks Kadinsos Anak Buah Khofifah Dipanggil KPK

Kasus Distribusi Bansos, Eks Kadinsos Anak Buah Khofifah Dipanggil KPK
Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)
  • KPK memanggil Kepala Dinas Sosial Jawa Timur, Alwi, bersama 26 saksi lain terkait dugaan korupsi distribusi bansos beras PKH.
  • Pemeriksaan dilakukan di Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah pada Senin (7/9/2026).
  • KPK telah menetapkan tiga tersangka dan dua korporasi, serta mencegah empat pihak ke luar negeri selama enam bulan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Setuju pihak terkait dicegah ke luar negeri selama penyidikan?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil eks Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Alwi. Anak buah Gubernur Khofifah Indar Parawansa itu dipanggil KPK terkait dugaan korupsi distribusi bantuan sosial beras program keluarga harapan (PKH).

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Senin (7/9/2026).

  1. 1. Ada 27 saksi yang dipanggil KPK

    ilustrasi kp
    Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)

    Selain Alwi, KPK memanggil 26 saksi lain. Mereka ialah:

    1. Desi Haryani Pendamping Sosial Kecamatan Semarang Timur
    2. Anis A'rof Oktaviana Pendamping Sosial Kecamatan Semarang Utara
    3. Umy Damajanti Pendamping Sosial Kecamatan Tembalang
    4. Rahadina Hansa Putri Pendamping Sosial Kecamatan Tembalang
    5. Nala Hidayah Pendamping Sosial Kecamatan Tugu
    6. Mochammad Anas Kabid Linjamsos
    7. Sufi Agustin Kabid Dayasos
    8. Santi Putri Yuliati Koordinator Kota Surabaya
    9. Dewi Nindita Rachmawati Koordinator Kota Surabaya
    10. M. Zainul Arifin Koordinator Wilayah Bondowoso
    11. Mahbub Alfarabi Koordinator Wilayah Blitar
    12. Agus Sudrajat Koordinator Wilayah Surabaya
    13. Agus Surya Pramono Koordinator Wilayah Tulungagung
    14. Agung Basuki Koordinator Wilayah Madiun
    15. Yanuar Arifin Pendamping Sosial Kecamatan Kenjeran
    16. Dea Arri Rajasa, SE Pendamping Sosial Kecamatan Kenjeran
    17. Evie Yuliana Purwanti P Pendamping Sosial Kecamatan Kenjeran
    18. Achmad Imroni Pendamping Sosial Kecamatan Semampir
    19. Romli Arief Pendamping Sosial Kecamatan Semampir
    20. Nurul Khotimah Pendamping Sosial Kecamatan Semampir
    21. Agung Subiono Pendamping Sosial Kecamatan Simokerto
    22. M. Hannah Pendamping Sosial Kecamatan Simokerto
    23. Idul Masrur Pendamping Sosial Kecamatan Simokerto
    24. Fitria Suci Mardhatillah Korcam Kenjeran
    25. Yanis Fajar Dermawan Korcam Semampir
    26. Rezky Rahardjo Poetra Korcam Simokerto

  2. 2. Bambang Tanoesoedibjo tersangka kasus ini

    antarafoto-rudy-tanoe-penuhi-panggilan-pemeriksaan-kpk-1786513662.jpg
    Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

    Dalam kasus ini KPK telah menetapkan tiga tersangka dan dua korporasi sebagai tersangka. Namun, identitas yang baru resmi terungkap adalah Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo dan mantan Staf Ahli Mensos Edi Suharto.

  3. 3. Sejumlah pihak sempat dicegah ke luar negeri

    antarafoto-rudy-tanoe-penuhi-panggilan-pemeriksaan-kpk-1786513667.jpg
    Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

    Sementara penyidikan berlangsung, KPK mencegah empat pihak ke luar negeri selama enam bulan. Mereka adalah Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, B. Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT), Staf Ahli Menteri Sosial Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Edi Suharto (ES), Direktur PT Dosni Roha Logistk (DRL) Kanisius Jerry Tengker, dan Head of Financec and Accounting PT Dos Ni Roha Herry Tho (HT).

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More