Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ketua Umum Majelis Tinggi Konghucu Terharu Diangkat Prabowo Jadi Wantimpres
Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin), Budi Tanuwibowo (IDN Times/M. Ilman Nafi'an)
  • Ketua Umum Matakin Budi Tanuwibowo resmi dilantik Presiden Prabowo sebagai anggota Wantimpres bersama 25 tokoh lain di Istana Negara, Jakarta, Jumat 2 Oktober 2026.

  • Budi mengaku kaget dan terharu atas penunjukan tersebut, terutama karena komunitas Konghucu yang jumlahnya kecil mendapat perhatian setara dalam pemerintahan.

  • Menurut Budi, pengangkatannya mencerminkan penerapan Bhinneka Tunggal Ika dan diharapkan memperkuat kebersamaan, kerukunan, serta tekad untuk memajukan Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Budi Tanuwibowo resmi dilantik sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden bersama 25 anggota lainnya.
  • Who?
    Presiden Prabowo melantik Budi Tanuwibowo, Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia, serta 25 anggota Wantimpres lainnya.
  • Where?
    Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta.
  • When?
    Pelantikan dilakukan pada Jumat, 2 Oktober 2026.
  • Why?
    Budi Tanuwibowo menyatakan pengangkatannya membuat komunitas Konghucu yang jumlahnya kecil mendapat perhatian yang sama dalam kehidupan kebangsaan.
  • How?
    Budi dihubungi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelum kemudian dilantik Presiden Prabowo sebagai anggota Wantimpres.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Budi Tanuwibowo dari Majelis Agama Konghucu sekarang jadi anggota Wantimpres. Presiden Prabowo melantiknya di Istana Negara bersama 25 orang lain. Budi kaget dan terharu karena orang Konghucu yang jumlahnya sedikit juga diperhatikan. Ia berharap semua orang di Indonesia tetap rukun dan bekerja bersama supaya negara kita maju.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pengangkatan Budi Tanuwibowo ke Wantimpres memberi makna pengakuan yang setara bagi komunitas Konghucu dalam ruang pertimbangan kenegaraan. Kehadirannya mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang dipahami melalui kebersamaan, sekaligus menempatkan keragaman agama sebagai bagian dari kekuatan untuk memperkokoh kerukunan dan tekad bersama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin), Budi Tanuwibowo, resmi menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Budi dilantik Presiden Prabowo bersama 25 orang lainnya di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).

Budi mengaku kaget dan terharu saat dihubungi Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, untuk menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

"Saya tentu sangat terharu karena sebagai bagian yang jumlahnya paling kecil, tapi mendapat perhatian yang sama. Walaupun sebenarnya Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia ini merupakan majelis agama paling tua di Indonesia. Karena embrionya sudah berdiri 17 Maret 1900 dan kemudian sempat dibekukan di zaman Jepang. Kemudian bangkit lagi tahun 55 dan sekarang usianya sudah 103, kalau dihitung dari kebangkitan kembali pasca-tahun 23," ujar Budi di Istana Negara.

Budi mengatakan, dengan dirinya terpilih menjadi anggota Wantimpres, Indonesia dianggap telah benar-benar menerapkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

"Mudah-mudahan dengan kebersamaan yang semakin utuh, semakin kokoh, Indonesia yang kita cintai ini, yang kita tahu semua potensinya begitu besar ditambah kerukunan dan kesigapan rakyatnya, saya yakin Indonesia akan maju ke depan. Entah kapan, tergantung dari kebersamaan dan tekad keras kita," imbuhnya.

Berikut daftar 26 anggota Wantimpres:

1. Pratikno (Ketua).

2. M. Hatta Rajasa (Wakil Ketua).

3. M. Qodari (Sekretaris).

4. Budi Gunawan.

5. Agum Gumelar.

6. Ida Bagus Purwalaksana.

7. Philip Kuntjoro Widjaja.

8. Jusuf Wanandi.

9. Anwar Usman.

10. Jusuf Hamka.

11. Rocky Gerung.

12. Chairul Tanjung.

13. Anwar Iskandar.

14. Dato' Sri Tahir.

15. Salim Segaf Al Jufri.

16. Bambang Soesatyo.

17. Margarito Kamis.

18. Soekarwo.

19. Yahya Cholil Staquf.

20. Quraish Shihab.

21. Said Aqil Siradj.

22. Sinta Nuriyah Wahid.

23. Mohammad Hatta.

24. Budi Tanoe Wibowo.

25. Ignasisus Jonan.

26. Zaki Manuputty.

Curated For You

Editorial Team

Related Article