Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ketum Baru Sebut Kepengurusan PBNU Belum Rampung
Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin di Jakarta, Sabtu (5/9/2026) (IDN Times/Lia Hutasoit)
  • Gus Kikin menyatakan kepengurusan baru PBNU masih disusun pada hari kelima setelah Muktamar NU.
  • Rancangan struktur kepengurusan telah tersedia dan ditargetkan segera diselesaikan.
  • Qanun Asasi disiapkan sebagai pijakan NU, dengan prinsip kemanusiaan, universal, inklusif, dan kebersamaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
tahun 1926 hingga 1928

Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari menulis Qanun Asasi sebagai kitab atau naskah pedoman dasar, anggaran rumah tangga, dan panduan perjuangan NU.

Sabtu (5/9/2026)

Gus Kikin menyampaikan kepengurusan baru PBNU belum rampung dan baru sedikit posisi yang bisa disusun.

hari kelima

Kepengurusan baru PBNU masih disusun setelah Muktamar NU. Rancangan kepengurusan sudah tersedia dan ditargetkan segera selesai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kepengurusan baru PBNU masih belum rampung, sementara Gus Kikin menyiapkan Qanun Asasi sebagai pijakan NU.
  • Who?
    K.H. Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, Ketua Umum PBNU saat ini.
  • Where?
    Jakarta.
  • When?
    Sabtu (5/9/2026), saat memasuki hari kelima setelah Muktamar NU.
  • Why?
    Qanun Asasi disiapkan karena memuat dasar hukum dan prinsip NU sejak organisasi didirikan.
  • How?
    Rancangan kepengurusan telah tersedia untuk segera diselesaikan, sedangkan Qanun Asasi akan dibaca bersama sebelum diterapkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Gus Kikin jadi ketua PBNU dan sedang menyusun pengurus baru. Sudah lima hari, tetapi baru sedikit orang yang tersusun. Ia punya rancangan pengurus dan program. Gus Kikin juga menyiapkan Qanun Asasi untuk dibaca bersama sebelum dipakai. Ia ingin NU membangun kebersamaan di masyarakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Persiapan Qanun Asasi memberi ruang bagi kepemimpinan baru PBNU untuk menggunakan pedoman yang memuat dasar hukum dan prinsip NU. Rencana membacanya bersama sebelum diterapkan juga sejalan dengan keinginan Gus Kikin membangun kebersamaan, kemanusiaan, sifat universal, dan sikap inklusif di tengah masyarakat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih, K.H. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), mengatakan, kepengurusan baru PBNU belum rampung setelah dirinya secara resmi terpilih sebagai ketua baru dalam Muktamar NU. Ketua Umum PBNU dalam kepengurusan sebelumnya adalah KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya.

“Belum. Ini baru satu dua orang dan memang belum sempat. Ini karena berapa hari ini? Hari kelima, ya, dan memang baru sedikit yang bisa kita susun," kata dia kepada awak media di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

1. Rancangan kepengurusan sudah ada

Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz alias Gus Kikin di Jakarta, Sabtu (5/9/2026) (IDN Times/Lia Hutasoit)

Lima hari setelah muktamar, Gus Kikin mengakui penyusunan struktur PBNU baru masih berjalan. Dia mengatakan, baru sedikit posisi yang tersusun, tetapi rancangan kepengurusan sudah tersedia dan ditargetkan segera diselesaikan.

“Tapi kita sudah punya rancangan-rancangan. Insyaallah nanti segera kita selesaikan," kata dia.

2. Bicara soal qanun asasi

Ketum PBNU Gus Kikin, Ketum Golkar Bahlil Lahadalia dan Sekjen Golkar M. Sarmuji. Dok. Golkar Jatim.

Dalam rancangan program yang sudah disiapkan, kata Gus Kikin, pihaknya akan kembali menggunakan Qanun Asasi sebagai pijakan NU. Qanun Asasi adalah kitab atau naskah pedoman dasar, anggaran rumah tangga, dan panduan perjuangan Nahdlatul Ulama (NU) yang ditulis oleh Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari pada tahun 1926 hingga 1928.

Gus Kikin mengatakan, kepemimpinannya akan membawa perbedaan dari periode sebelumnya. Salah satu yang disiapkan adalah Qanun Asasi yang menurut dia memuat dasar hukum dan prinsip NU sejak organisasi itu didirikan.

“Oh berbeda. Ada, ada yang sudah saya bagikan itu namanya Qanun Asasi," kata dia.

3. Dorong NU lebih inklusif

Sejumlah kiai sepuh jajaran Syuriyah PBNU sowan ke kediaman Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar. Dok. PBNU.

Dia mengatakan, Qanun Asasi akan dibaca bersama sebelum diterapkan. Gus Kikin menilai, prinsip dalam dokumen tersebut masih relevan karena berkaitan dengan kemanusiaan dan sifat universal. Dia juga ingin NU membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

“Dan itu mungkin berbeda. Karena emang NU itu sangat inklusif. NU itu lebih kepada bagaimana kita membangun kebersamaan," ujar dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article