KLH Turun Tangan Awasi Limbah Dapur Program Makan Bergizi Gratis

KLH/BPLH mendukung program Makan Bergizi Gratis tetap ramah lingkungan dengan membantu pemeriksaan baku mutu air limbah SPPG bersama Dinas Lingkungan Hidup.
Saat meninjau SPPG Kelurahan 32 Ilir di Palembang, Wamen Diaz mengapresiasi pengolahan sisa makanan menjadi kompos untuk menyuburkan tanaman sekitar.
Diaz menilai pemilahan sampah organik dan anorganik serta pengangkutan sampah melalui kerja sama dengan DLH telah berjalan baik di SPPG tersebut.
Jakarta IDN Times - Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, menyatakan dukungan penuh KLH/BPLH pada pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tetap ramah lingkungan, termasuk melalui menyalurkan baku mutu air limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Untuk membantu pengecekan baku mutu limbah tersebut, KLH/BPLH siap bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Hal ini disampaikan Wamen Diaz saat meninjau SPPG Kelurahan 32 Ilir di Kota Palembang, Sumatra Selatan, Kamis (8/10/2026).
“Kami disini melakukan peninjauan SPPG untuk memastikan bahwa program Presiden berjalan dengan baik dan tentunya tidak merusak lingkungan, salah satu yang penting adalah limbah cairnya, kami siap dukung pengecekan baku mutu bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” ucap Diaz, dikutip dari laman kemenlh.go.id.
1. Diaz apresiasi pengelolaan limbah sisa makanan SPPG Kelurahan 32 Ilir

Ilustrasi pupuk kompos (freepik.com/rawpixel.com) Diaz memberikan apresiasi atas upaya pengelolaan limbah sisa makanan menjadi pupuk kompos oleh SPPG Kelurahan 32 Ilir.
Kompos ini dapat dimanfaatkan kembali untuk menyuburkan tanaman.
“Di sini sampah sisa makanan dikomposkan untuk menyuburkan tanaman-tanaman yang ada di sekitar SPPG, saya rasa ini sangat baik upaya pengolahan sampahnya,” ujarnya.
2. Diaz menilai pemilahan sampah organik dan anorganik sudah berjalan baik

Wakil Menteri Lingkungan Hidup (KLH), Diaz Hendropriyono. (Dokumen KLH) Dalam tinjauan tersebut, Diaz menilai, pemilahan sampah organik dan anorganik telah berjalan dengan baik.
Hal ini menunjukkan hasil kerja sama antara SPPG dan Dinas Lingkungan Hidup setempat.
“Saya juga lihat disini sudah ada pemilahan untuk sampah-sampah anorganiknya, jadi plastik-plastik sudah terpisah, untuk pengangkutan sampahnya juga bekerja sama dengan DLH,” imbuh Diaz.
3. Komitmen KLH/BPLH mendukung program MBG dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan

Suasana dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Lembeyan. IDN Times/Riyanto. KLH/BPLH berkomitmen untuk bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mendukung program MBG.
Hal ini selaras dengan arah layanan SPPG dalam pelaksanaan MBG dari asepek menjaga standar higiene-sanitasi, keamanan pangan, dan kualitas menu agar pemenuhan gizi berlangsung konsisten serta dapat dipertanggungjawabkan.
Diaz menyebut, dukungan ini untuk memastikan pelayanan terbaik bagi penerima manfaat melalui penyediaan makanan bergizi yang tetap memperhatikan kelestarian lingkungan.
“KLH dan BGN bersama dengan dapur-dapur SPGG akan terus bekerja sama dan berkolaborasi supaya kita bisa memberikan makanan yang sehat dan bergizi untuk anak-anak bangsa,” kata Wamen Diaz.























