Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kloter Terakhir Tiba di Bogor, 4 Jemaah Haji Dirujuk ke Rumah Sakit
Susasana penjemputan Jemaah Haji di Balai Lota bOgor pada Selesa Malam (30/06/2026). (IDN Times/Linna Susanti)
  • Sebanyak 328 jemaah haji kloter terakhir asal Kota Bogor tiba di Balai Kota Bogor, disambut haru oleh keluarga dan Wali Kota Dedie A. Rachim.

  • Empat jemaah langsung dirujuk ke RSUD dan RS Hermina karena kelelahan serta gejala ISPA setelah perjalanan panjang dari tanah suci.

  • Pemerintah Kota Bogor memastikan seluruh jemaah mendapat fasilitas kesehatan tanpa kendala administrasi, sementara para jemaah bersyukur ibadah haji berjalan lancar dan aman.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang datang ke Balai Kota Bogor malam-malam buat jemput orang yang baru pulang haji. Ada 328 orang naik bus, mereka capek tapi senang banget. Empat orang sakit batuk dan susah napas, jadi dibawa ke rumah sakit. Pak wali kota bilang semua sudah aman dan nanti dibantu kalau ada yang perlu dirawat lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bogor, IDN Times – Suasana haru dan tangis bahagia menyelimuti kawasan Balai Kota Bogor, saat menyambut kedatangan 328 jemaah haji kloter 27 asal Kota Bogor pada Selasa (30/6/2026) malam.

Rombongan yang menggunakan deretan bus tersebut tiba sekitar pukul 20.20 WIB, setelah menempuh perjalanan panjang kembali dari tanah suci.

​Balai Kota Bogor dipadati ribuan keluarga penjemput jemaah sejak selesai isya, atau sekitar pukul 19.30 WIB. Demi menjaga kelancaran alur kedatangan, para penjemput dengan tertib menunggu di luar lingkungan Balai Kota.

​Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang memimpin langsung penyambutan menjelaskan kloter 27 ini merupakan kloter terakhir untuk wilayahnya. Secara total, seluruh jemaah haji asal Kota Bogor yang berjumlah 772 orang, kini telah kembali ke tanah air dengan selamat.

​"Ya Alhamdulillah malam ini kita menyambut kedatangan kloter terakhir Kota Bogor, yaitu kloter 27 dengan jumlah jemaah sekitar 328. Empat di antaranya langsung masuk ke rumah sakit, RSUD dan juga Hermina," ujar Dedie saat memberikan keterangan di Balai Kota Bogor, Selasa (30/6/2026) malam.

​1. Empat jemaah haji yang mengami kelelahan dan ISPA langsung dilarikan ke rumah sakit

Penjemput menunggu di luar balai Kota Bogor demi menjaga kondisi prosesi penjemputan jemaah. (IDN Times/Linna S Susanti)

Wali Kota membeberkan kondisi fisik yang menurun akibat cuaca dan kepadatan aktivitas di tanah suci, membuat empat jemaah harus langsung mendapatkan penanganan medis darurat begitu tiba di Bogor. Mereka dirawat di dua rumah sakit berbeda, yakni RSUD Kota Bogor dan RS Hermina.

Berdasarkan pemeriksaan awal tim medis, mayoritas jemaah mengeluhkan gejala batuk-batuk dan gangguan pernapasan. ​Dedie menyebut indikasi rujukan tersebut murni karena faktor kelelahan fisik selama fase puncak ibadah haji.

​"Indikasinya apa? Indikasinya mungkin kelelahan. Sebagian besar memang tadi saya tanya batuk-batuk, ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut). Terutama memang katanya kalau pulang dari haji sudah jadi langganan ISPA. Tapi mudah-mudahan kita doakan beliau-beliau menjadi hajah dan haji yang mabrur serta mabrurah, dan tentu saja kembali ke rumah dengan sehat selamat," jelas Dedie.

​2. Pemkot Bogor jamin kepastian fasilitas kesehatan bagi jemaah yang dirawat

Jemaah haji diturunkan di Balai Kota Bogor. (IDN Times/Linna Susanti)

Terkait pembiayaan dan akomodasi medis bagi empat jemaah yang dirujuk ke RSUD Kota Bogor dan RS Hermina, Wali Kota memastikan tidak ada kendala administrasi yang memberatkan.

Pihak otoritas daerah bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) siap turun tangan memberikan pengawalan penuh, jika ditemukan hambatan di lapangan. ​Dedie menegaskan rata-rata jemaah sudah tercover oleh jaminan kesehatan nasional, sehingga penanganan bisa berjalan cepat.

​"Kan biasanya rata-rata memiliki BPJS lah ya, buktinya tidak ada keluhan apapun. Nanti kalau pun ada sesuatu hal yang perlu dibantu oleh Dinkes, kita bantu. Nanti kita lihat. Selama ini keluhan tidak terlalu banyak ya Alhamdulillah," tegas Dedie.

​3. Jemaah ungkap fase puncak ibadah haji berjalan aman dan lancar

Kepulangan jemaah haji kloter 27 di Kota Bogor. (IDN Times/Linna Susanti)

Rasa syukur mendalam juga diungkapkan salah satu jemaah haji asal Kota Bogor, Latifah. Menurutnya, pelaksanaan rangkaian ibadah haji tahun ini berjalan sangat teratur, tanpa adanya kendala operasional yang berarti di lapangan, bahkan pada fase paling krusial sekalipun.

​Latifah mengaku sangat lega bisa menginjakkan kaki kembali di Bogor, meski ada rasa haru yang berat saat harus meninggalkan Madinah.

​"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, saya enggak ngerasain yang namanya susah, antre berkepanjangan atau apa pun, enggak ada sama sekali. Waktu di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) ya, itu memang puncak haji ya, Alhamdulillah semuanya dijalani dengan lancar, enggak ada kendala yang sangat berat. Senang banget bisa pulang, tapi melihat keadaan Madinah juga berat dan sedih rasanya, pengin balik lagi," pungkas Latifah.

Editorial Team

Related Article