Pemulangan Jemaah Haji Tuntas, Kloter UPG 43 Terakhir Terbang ke RI

- Pemulangan jemaah haji Indonesia 2026 resmi berakhir dengan keberangkatan kloter terakhir UPG 43 dari Madinah menuju Tanah Air pada Selasa malam, disaksikan Dubes RI Abdul Aziz Ahmad.
- Dubes RI memuji jemaah Indonesia atas sikap santun dan kepatuhan selama ibadah di Tanah Suci, yang dinilai menjadi teladan positif bagi masyarakat internasional.
- Total lebih dari 201 ribu jemaah dari 527 kloter telah dipulangkan ke Indonesia, sementara petugas haji dijadwalkan kembali secara bertahap pada 1–2 Juli 2026.
Madinah, IDN Times — Rangkaian panjang operasional penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026 akhirnya mencapai titik purnatugas. Fase pemulangan jemaah resmi diakhiri pada Selasa (30/6/2026) malam seiring dengan berangkatnya kelompok terbang (kloter) terakhir UPG 43 menuju Tanah Air.
Di Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdul Aziz, Madinah, suasana suka cita menyelimuti prosesi pelepasan kloter pamungkas tersebut. Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Arab Saudi, Dr. Abdul Aziz Ahmad, hadir secara langsung untuk melepas kepulangan jemaah.
1. Jemaah UPG 43 berasal dari Sulsel dan sekitarnya

Dalam sambutannya, Dr. Abdul Aziz Ahmad menyampaikan rasa hormat dan doa terbaik bagi para tamu Allah yang telah menuntaskan ibadahnya.
"Kami doakan semoga Bapak Ibu sekalian yang telah melaksanakan haji dapat diterima oleh Allah SWT segala amal ibadahnya dan mendapatkan haji mabrur," ujar Dr. Abdul Aziz Ahmad di hadapan jemaah haji yang berasal dari 10 kabupaten di Sulawesi Selatan, ditambah jemaah asal Sulawesi Utara dan Maluku.
Dia juga memanjatkan harapan agar seluruh jemaah kloter terakhir ini diberikan kelancaran dan kenyamanan selama penerbangan. "Kembali ke tengah keluarga dengan aman, nyaman, dan tetap sehat," tambahnya.
2. Jemaah Indonesia jadi teladan internasional

Lebih dari sekadar menuntaskan rukun Islam, Dubes RI memberikan apresiasi tinggi terhadap karakter jemaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci. Sikap santun dan patuh pada aturan ternyata mendapat sorotan positif dari dunia global.
Bersama seluruh staf KBRI dan KJRI, Dubes menyampaikan ucapan selamat kepada para jemaah. "Selamat kepada seluruh jemaah haji Indonesia yang telah melaksanakan ibadahnya dengan baik, tertib, dan menjadi contoh bagi masyarakat internasional," tegasnya dengan penuh kebanggaan.
Terkait kualitas penyelenggaraan, Dubes RI menitipkan pesan khusus agar jemaah dapat menceritakan hal-hal positif terkait pelayanan haji kepada masyarakat luas di Tanah Air, sembari memastikan bahwa setiap kekurangan yang pernah terjadi selalu dievaluasi dan diperbaiki secara berkesinambungan.
3. Sebanyak 201 Ribu jemaah dipulangkan, Petugas menyusul

Secara teknis, Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara, Abdul Basir, merinci bahwa penerbangan pamungkas ini diwakili oleh kloter UPG 43. Jemaah diterbangkan dari Madinah tepat pada pukul 22.05 Waktu Arab Saudi (WAS).
"Kloter UPG 43 menjadi penutup yang take off sekitar pukul 22.00 WAS," jelas Basir pada hari Selasa petang.
Sebagai catatan, pada jadwal pemulangan gelombang kedua hari itu, terdapat tujuh kloter yang diberangkatkan secara berurutan, yakni SUB 113, UPG 42, SUB 114, SUB 115, BDJ 19, SUB 116, dan diakhiri oleh UPG 43.
Dengan mengudaranya UPG 43, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sukses menuntaskan kepulangan lebih dari 201 ribu jemaah haji yang tergabung dalam 527 kloter.
Kini, setelah seluruh jemaah dipastikan kembali ke pangkuan keluarga di Indonesia, tugas pengawalan di Tanah Suci pun usai. Para pelayan tamu Allah—yakni seluruh petugas haji dari Daker Madinah dan Daker Bandara—dijadwalkan akan dipulangkan secara bertahap ke Tanah Air pada tanggal 1 hingga 2 Juli 2026.



















