Jakarta, IDN Times - Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan kronologi munculnya asap di Gedung Merah Putih KPK yang sempat dikira kebakaran. Peristiwa itu pertama kali diketahui 11.25 WIB.
"Awalnya, ketika Tim Biro Umum KPK mengetahui adanya kepulan asap tersebut, pada pukul 11.25 WIB langsung menghubungi pemadam kebakaran," ujar Budi dalam keterangannya, Sabtu (23/8/2026).
Dalam waktu sekitar tujuh menit, petugas pemadam kebakaran telah tiba di lokasi dan mengecek asal asap tersebut. Setelah dicek, ternyata bukan kebakaran, kondisinya aman dan kondusif.
"Sekitar pukul 12.05 WIB, penanganan selesai, setelah semuanya dicek dan dipastikan dalam kondisi aman dan kondusif," kata Budi.
Budi menjelaskan, KPK tengah melakukan fogging. Kemudian, asap tersebut terdeteksi alat fire fighting yang kemudian merespons dengan mengeluarkan asap otomatis untuk memadamkan jika ada percikan api pada perangkat elektronik.
"Asap yang muncul di ruang baterai UPS basement gedung Merah Putih KPK, sudah berhasil ditangani dengan baik oleh Petugas Pemadam Kebakaran bersama Tim Biro Umum KPK," ujar Budi.
KPK mengapresiasi pihak pemadam hingga BNPB yang langsung ke lokasi kejadian.
"KPK menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Damkar yang telah secara sigap merespon kejadian ini. Termasuk Tim BNPB yang juga mengecek langsung ke lokasi," kata Budi.
