Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Usai Viral Calon Mahasiswi Berjilbab Mundur, Unhan Buat Aturan Baru

Usai Viral Calon Mahasiswi Berjilbab Mundur, Unhan Buat Aturan Baru
Universitas Pertahanan (idu.ac.id)
  • Unhan menerbitkan surat edaran yang mengizinkan kadet mahasiswi Muslim memakai hijab dalam seluruh kegiatan pendidikan dan latihan, setelah polemik pembatasan jilbab memicu kritik publik.
  • Hijab sementara diwajibkan berwarna hitam dan rapi dengan seragam dinas, tidak mengganggu keamanan maupun latihan; desain resmi akan ditetapkan Unhan kemudian.
  • Kebijakan ini mengikuti arahan Menhan Sjafrie untuk mengakomodasi hijab, tetapi Asma Wafa Ahdina tetap mundur dari Unhan dan memilih studi kedokteran di UIN Jakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Universitas Pertahanan akhirnya membuat aturan baru untuk mengakomodir calon mahasiswi yang mengenakan jilbab dan menuntut ilmu di sana. Sebelumnya, dibutuhkan penyesuaian busana ketika para kadet mengikuti latihan dasar militer di Akademi Militer di Magelang. Penggunaan jilbab ketika aktivitas latsarmiliter dibatasi.

Akibat adanya pembatasan penggunaan jilbab di Universitas Pertahanan, seorang calon mahasiswi, Asma Wafa Ahdina memilih mengundurkan diri. Padahal, dia telah diterima di fakultas kedokteran gigi Unhan. Unhan kemudian dikritik luas oleh publik lantaran dianggap membatasi penggunaan jilbab dan bersikap diskriminatif.

Unhan kemudian membuat surat edaran nomor SE/201/VIII/2026 tentang penggunaan hijab bagi kadet mahasiswa S-1 dan D-3 muslim putri di lingkungan Universitas Pertahanan RI. "Disampaikan kepada kasubsatker di lingkungan Universitas Pertahanan bahwa dalam rangka menempatkan nilai ketakwaan sebagai bagian dari kode kehormatan kadet mahasiswa, kadet diarahkan untuk menjadi insan yang beragama sesuai keyakinan dan agama masing-masing. Baik dalam masa kedinasan maupun kehidupan pribadi," demikian isi surat yang diteken oleh Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Umum, Marsekal Muda TNI Yusran Lubis dan dikutip pada Sabtu (29/8/2026).

Yusran yang bertindak atas nama Rektor Unhan kemudian menyampaikan izin penggunaan hijab di semua kegiatan pendidikan dan latihan Unhan RI. Ada sejumlah ketentuan penggunaan jilbab bagi mahasiswi baru.

  1. 1. Jilbab yang digunakan mahasiswi berwarna hitam dan dipadukan dengan seragam dinas

    Unhan, jilbab, hijab
    Ketentuan penggunaan hijab hitam bagi mahasiswi baru di Universitas Pertahanan. (Dokumentasi Istimewa)

    Lebih lanjut, ketentuan pertama terkait penggunaan jilbab bagi mahasiswi yaitu warna hijab hitam pada seragam pakaian dinas. "Kedua, menggunakan hijab dengan rapi dan tidak mengganggu keamanan dan tak menghambat operasional pendidikan dan latihan," kata Yusran.

    Poin ketiga, hijab berwarna hitam seperti di ketentuan pertama hanya bersifat sementara. "Design hijab resmi ditetapkan oleh Unhan RI," tutur dia.

    Surat itu diteken Yusran pada Senin, 24 Agustus 2026. IDN Times telah mengonfirmasi kepada Kepala Biro Informasi Pertahanan, Brigjen TNI Rico Sirait mengenai kebenaran surat edaran itu. Ia membenarkan Unhan mengeluarkan surat edaran tersebut.

    "Betul (surat itu dikeluarkan oleh Unhan)," ujar Rico kepada IDN Times lewat pesan pendek pada Jumat, 28 Agustus 2026.

  2. 2. Menhan Sjafrie perintahkan untuk mengakomodir mahasiswi berhijab

    Sjafrie Sjamsoeddin, Menhan, P3MD
    Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pembekalan kepada peserta didik (serdik) program presisden untuk pemimpin masa depan (P3MD) batch 1 di Kodiklat TNI, Serpong, Banten. (Dokumentasi Kementerian Pertahanan)

    Surat edaran yang dikeluarkan oleh Unhan itu sejalan dengan instruksi yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin agar ketentuan penggunaan seragam kadet Unversitas Pertahanan (Unhan), disesuaikan dengan mengakomodasi penggunaan hijab bagi kadet perempuan muslim. Dengan adanya arahan itu, Kementerian Pertahanan membantah adanya larangan penggunaan jilbab bagi calon mahasiswi.

    Pernyataan itu disampaikan Sjafrie usai unggahan dari calon mahasiswi Unhan, Asma Wafa Ahdina, viral di media sosial. Ia mengaku terpaksa mengundurkan diri dari Unhan meski telah diterima di Fakultas Kedokteran Gigi.

    "Menhan RI telah memberikan arahan agar ketentuan penggunaan seragam kadet Unhan disesuaikan dengan mengakomodasi penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim," ungkap Rico mengutip arahan Sjafrie dalam keterangan tertulis, Senin, 24 Agustus 2026.

    Jenderal bintang satu itu mengatakan penggunaan hijab akan diatur secara seragam dan proporsional, termasuk tata cara penggunaan hijab yang memperhatikan aspek kerapian, disiplin, keamanan, keselamatan dan tak mengganggu keleluasaan gerak dalam kegiatan pendidikan serta latihan.

    "Kemhan memandang bahwa disiplin dan karakter pendidikan tidak bertentangan dengan penghormatan terhadap pelaksanaan agama dan keyakinan. Penyesuaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperjelas ketentuan sebelumnya belum secara spesifik mengatur penggunaan hijab bagi kadet perempuan Muslim," tutur dia.

    Harapannya, ke depan terdapat kesamaan pemahaman dan penerapan di dalam seluruh kegiatan pendidikan kadet Unhan.

  3. 3. Asma Wafa memilih kampus lain untuk meneruskan studinya

    Asma Wafa Ahdina, Unhan
    Cerita Asma Wafa Ahdina ketika memilih mengundurkan diri dari Universitas Pertahanan. (www.instagram.com/@pawnotes)

    Sementara, usai terbitnya surat edaran baru dari Unhan itu, Wafa tetap bersikukuh pada keputusan untuk mundur. Ia kini memilih melanjutkan studi kedokteran di UIN Syarif Hidayatullah di Jakarta. Wafa mengaku ingin masuk ke fakultas kedokteran karena ingin membawa manfaat bagi banyak orang di bidang kesehatan.

    "Mengapa saya memilih FK UIN Jakarta? Karena menurut saya, di sini saya tidak akan hanya berbekal ilmu kedokteran semata, melainkan juga berbekal ilmu kedokteran yang telah terintegrasi dengan ilmu agama Islam di dalam bidang kesehatan," ungkap Wafa di akun media sosialnya dan dikutip pada hari ini.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More