Jakarta, IDN Times - Untuk mendorong peningkatan kualitas layanan dan memastikan kebijakan Program JKN semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat, BPJS Kesehatan meluncurkan The 5th Open Call for Research Proposal 2026 dan Program Sinova (Sinergi Inovasi Bersama Pemerintah Daerah).
Kedua upaya tersebut menjadi wadah kolaborasi antara BPJS Kesehatan, akademisi, peneliti, dan pemerintah daerah untuk menghasilkan inovasi dan rekomendasi berbasis bukti yang mendukung penguatan penyelenggaraan Program JKN.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito mengatakan penguatan riset dan inovasi menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan Program JKN sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi peserta. Menurutnya, tantangan sistem kesehatan yang semakin dinamis perlu direspons melalui kebijakan yang didukung oleh data hingga hasil penelitian.
“BPJS Kesehatan meyakini bahwa riset dan inovasi memiliki peran dalam mendukung transformasi pelayanan kesehatan. Berbagai tantangan yang dihadapi membutuhkan solusi yang tidak hanya adaptif, tetapi juga diperkuat dengan adanya data. Karena itu, kami terus membuka ruang kolaborasi dengan akademisi, peneliti, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Pujo.
