Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Logo Instansi Melekat di Yacht Haji Isam, Begini Penjelasan Kemhan
Kapal yacht milik Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam dengan logo Kementerian Pertahanan. (Dokumentasi Istimewa)
  • Kemhan mengizinkan logo instansinya dipasang pada yacht milik swasta Haji Isam untuk mendukung mobilisasi program ketahanan pangan nasional, termasuk proyek lumbung pangan di Merauke.
  • Kemhan menyatakan perusahaan swasta lain juga dapat memakai logo instansi apabila mendukung program pemerintah serta memperoleh persetujuan sesuai ketentuan dan kebutuhan program.
  • Haji Isam terlibat proyek lumbung pangan dan hadir dalam groundbreaking pabrik amunisi PT Pindad di Batulicin; ia juga menerima Bintang Mahaputera Utama pada 2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Kementerian Pertahanan mengklarifikasi ramainya unggahan foto logo instansi pertahanan itu di kapal pesiar milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. Kemhan memberikan izin penggunaan logo instansi di kapal pesiar tersebut. Namun, mereka menggaris bawahi kapal dengan logo Kemhan itu digunakan untuk mendukung kegiatan dan mobilisasi program ketahanan pangan.

"Jadi, kapal tersebut merupakan kapal milik pihak swasta yang digunakan untuk mendukung kegiatan dan mobilisasi kebutuhan program ketahanan pangan yang dilaksanakan di sejumlah wilayah Indonesia," ungkap Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Brigjen TNI Rico Sirait kepada IDN Times lewat pesan pendek pada Jumat (14/8/2026).

Kapal pesiar milik Haji Isam dengan logo Kemhan itu sudah viral sejak tertangkap kamera di area Papua. Publik pun sempat bertanya-tanya mengapa bisa ada logo Kemhan di kapal pesiar tersebut.

Haji Isam diketahui ikut terlibat dalam proyek lumbung pangan di Merauke, Papua. Ia mendatangkan ribuan alat eskavator untuk mencetak sawah seluas 1 juta hektare di Bumi Cendrawasih.

Rico pun menggaris bawahi yacht tersebut milik swasta dan bukan Kemhan. "Penggunaannya diarahkan untuk mendukung program ketahanan pangan nasional," kata jenderal bintang satu tersebut.

1. Perusahaan swasta lain juga dapat gunakan logo Kemhan asal sesuai ketentuan

Ilustrasi gedung Kementerian Pertahanan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. (IDN Times/Santi Dewi)

Lebih lanjut, IDN Times sempat menanyakan apakah perusahaan swasta lainnya juga dapat menggunakan logo Kemhan di properti mereka seperti pada kapal milik Haji Isam, Rico menyebut hal itu memungkinkan untuk dilakukan. Asalkan pihak swasta turut mendukung program pemerintah.

"Kesempatan tersebut tidak terbatas pada perusahaan tertentu. Sepanjang pihak swasta mendukung program pemerintah dan penggunaannya telah mendapat persetujuan dari Kementerian Pertahanan sesuai ketentuan dan kebutuhan program. Maka, hal tersebut dimungkinkan," katanya.

2. Haji Isam ikut dalam peresmian pabrik amunisi PT Pindad di Kalimantan

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin didampingi Haji Isam lakukan ground breaking pembangunan pabrik munisi PT Pindad di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. (Dokumentasi Kemhan)

Haji Isam tidak hanya terlibat dalam program pembuatan lumbung pangan (food estate) di Papua. Ia juga hadir dalam groundbreaking pembangunan pabrik amunisi milik PT Pindad di luar Pulau Jawa pada Juli 2026 lalu. Lokasi pabrik amunisi PT Pindad berada di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan dengan luas 30 hektare.

Dikutip dari keterangan resmi Kemhan, peletakan batu pertama turut dihadiri secara langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Direktur Utama PT Pindad Sigit P Santosa. Menhan Sjafrie mengatakan, pembangunan pabrik tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, PT Pindad, hingga mitra yang terlibat dalam proses persiapan proyek.

"Pabrik ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja dan mengembangkan sumber daya manusia," kata Sjafrie.

Groundbreaking ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat kapasitas industri pertahanan dalam negeri yang modern, mandiri dan berkelanjutan.

3. Haji Isam pernah dianugerahkan Bintang Mahaputera Utama oleh Prabowo

Presiden Prabowo Subianto memberikan Bintang Mahaputera Utama kepada pengusaha asal Kalimantan Selatan, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam. (YouTube/Sekretariat Presiden)

Haji Isam diketahui juga memiliki relasi cukup dekat dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, Isam termasuk satu dari 141 tokoh yang menerima tanda kehormatan pada Agustus 2025 dalam rangka HUT ke-80 Indonesia. Tanda kehormatan yang diberikan kepada Isam adalah Bintang Mahaputera Utama.

Haji Isam diberikan Bintang Mahaputera Utama karena dinilai berkontribusi mendorong pertumbuhan ekonomi melalui berbagai bisnisnya.

"Beliau berjasa luar biasa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. Beliau membangun kiprah bisnis terutama di bidang pertambangan, batubara, transportasi dan infrastruktur yang membuka banyak lapangan pekerjaan," ujar pembawa acara membacakan alasan pemberian gelar ketika itu.

Curated For You

Editorial Team

Related Article