Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat meninjau Progres LRT Pegangsaan Dua–Manggarai. (Dok. Pemprov DKI)
Koridor LRT Jakarta Pegangsaan Dua–Manggarai memiliki waktu tempuh sekitar 28 menit dan dilengkapi 11 stasiun. Lima stasiun baru yang dibangun meliputi Rawamangun, Pramuka, Kayu Manis, Matraman, dan Manggarai. Seluruh stasiun dirancang terintegrasi dengan layanan Transjakarta.
Khusus di Stasiun Manggarai, penumpang juga dapat melanjutkan perjalanan menggunakan KRL Commuter Line dan Kereta Api Bandara.
Total investasi pembangunan koridor LRT Jakarta Pegangsaan Dua–Manggarai mencapai Rp12,5 triliun. Investasi tersebut mencakup pembangunan prasarana, stasiun, jalur rel, serta berbagai fasilitas penunjang dalam satu jaringan.
“Selama ini perjalanan dari wilayah utara menuju pusat kota sering menghadapi kemacetan yang luar biasa. Dengan hadirnya LRT Jakarta, konektivitas akan semakin baik dan masyarakat memiliki pilihan transportasi publik yang lebih nyaman,” ucap Pramono.
Koridor Pegangsaan Dua sampai Manggarai diproyeksikan melayani 60 ribu sampai 80 ribu penumpang per hari secara bertahap. Setiap rangkaian kereta memiliki kapasitas maksimal 275 penumpang.
Untuk mendukung keberlanjutan operasional, Pemprov DKI Jakarta membuka peluang pembiayaan kreatif, termasuk melalui pemanfaatan hak penamaan (naming rights) stasiun.