Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260115-WA0092.jpg
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno remeluncurkan Enterprise Resource Planning (ERP) Fusion PAM JAYA/dok PAM JAYA

Intinya sih...

  • Targetkan 100 persen layanan air minum perpipaan pada 2029

  • Aktivitas perusahaan terhimpun dalam satu platform terpadu

  • Sistem terintegrasi berbasis cloud yang menghubungkan seluruh proses kerja

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno meluncurkan Enterprise Resource Planning (ERP) Fusion PAM JAYA dalam acara Go Live Ceremony yang digelar di Corporate Learning Center (CLC), Buaran, Jakarta Timur, Kamis (15/1/2026).

Peluncuran ini menandai langkah penting PAM JAYA dalam memperkuat transformasi digital dan integrasi sistem pelayanan air minum di Jakarta.

"Kami sangat mengapresiasi jajaran PAM Jaya atas dedikasi dan semangat yang terus berinovasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas," katanya.

1. Targetkan 100 persen layanan air minum perpipaan pada 2029

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno meluncurkan Enterprise Resource Planning (ERP) Fusion PAM JAYA/dok PAM JAYA

Rano menegaskan, peluncuran ERP Fusion PAM JAYA menjadi momentum strategis untuk mendorong pelayanan yang lebih modern dan terintegrasi.

"Sistem ini dirancang untuk menangkap dan mengintegrasikan seluruh sistem yang ada. Ini menjadi fondasi penting bagi PAM JAYA yang terus berkembang dan menargetkan 100 persen layanan air minum perpipaan pada 2029," kata Rano.

2. Aktivitas perusahaan terhimpun dalam satu platform terpadu

PAM JAYA Raih Rekomendasi Sertifikasi ISO 14001, Dirut Arief Nasrudin Perkuat Komitmen Pengelolaan Lingkungan dan Mutu Layanan (dkok. PAM JAYA)

Rano menjelaskan, kehadiran ERP Fusion PAM JAYA menjawab kebutuhan integrasi data dan proses kerja yang sebelumnya tersebar. Dengan sistem ini, seluruh aktivitas perusahaan terhimpun dalam satu platform terpadu.

Dia berharap sistem ini tidak hanya menjadi terobosan teknologi, tetapi juga mendorong perubahan budaya kerja di internal perusahaan.

"ERP Fusion harus menjadi penggerak peningkatan kinerja tim dan penguatan kualitas pelayanan kepada warga Jakarta," ujar Rano.

3. Sistem terintegrasi berbasis cloud yang menghubungkan seluruh proses kerja

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasruddin di acar Balkoters Talk Jumat (19/9/2025)/ IDN Times Dini Suciatiningrum

Direktur PAM JAYA, Arief Nasrudin, menegaskan ERP Fusion merupakan pembaruan sistem berbasis Oracle Fusion yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan profesionalisme layanan perusahaan.

Arief menjelaskan, ERP Fusion bukan sekadar pembaruan perangkat keras, melainkan sistem terintegrasi berbasis cloud yang menghubungkan seluruh proses BBM kerja di internal perusahaan. Dengan sistem ini, setiap alur kerja dapat berjalan secara end-to-end dan otomatis.

"Dengan ERP, semua proses saling terkoneksi. Mulai dari accounting sampai vendor tukar faktur, begitu masuk sistem, prosesnya langsung berjalan otomatis dan bisa dicek lintas divisi," kata Arief.

4. ERP menutup celah terjadinya kesalahan administrasi manual

Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin dalam Ground breaking pembangunan gedung PAM JAYA, di Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2025). (IDN Times Dini Suciatiningrum)

Menurut dia, sistem ERP juga menutup celah terjadinya kesalahan administrasi manual. Jika sebelumnya dokumen bisa terpisah atau bahkan terselip, kini seluruh proses wajib melalui pemindaian dan tercatat dalam sistem sehingga tidak ada data yang hilang jejak.

"Sekarang datanya sudah rapi, murni, dan terintegrasi. Proses migrasi datanya sangat besar, tapi ini bagian penting agar ke depan sistem PAM JAYA lebih akuntabel dan prudent," katanya.

Editorial Team