Selain Senjata, Polisi Temukan Diduga Ganja dan Sabu di Sekolah Jaksel

- Polres Metro Jakarta Selatan mendalami dua linting diduga ganja dan satu paket diduga sabu di sekolah swasta Pondok Pinang.
- Temuan tersebut ditindaklanjuti Satnarkoba bersamaan dengan penyelidikan 995 airsoft gun yang ditemukan di gudang yayasan.
- Polisi memeriksa saksi yayasan serta mendalami dokumen, legalitas, dan kepemilikan senjata yang belum terungkap.
Jakarta, IDN Times - Polres Metro Jakarta Selatan mendalami temuan dua linting diduga ganja dan satu paket diduga sabu di lingkungan sekolah swasta Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Barang tersebut ditemukan saat polisi kembali melakukan pemeriksaan pada Rabu (5/8/2026).
“Betul, selain barang-barang itu pada tanggal 5 Agustus kemarin ditemukan juga dua linting diduga narkotika jenis ganja dan juga ada satu paket diduga sabu, yang saat ini barangnya ditindaklanjuti di Satnarkoba Polres Jakarta Selatan,” kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adiwibowo, Jumat (7/8/2026).
Temuan narkotika tersebut menjadi bagian dari penyelidikan yang berlangsung setelah polisi menemukan 995 senjata airgun di gudang yayasan sekolah pada 10 Juli 2026.
1. Temuan narkoba ditangani Satnarkoba

Joko mengatakan, temuan barang haram yang diduga ganja dan sabu itu telah ditindaklanjuti oleh Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Polisi masih mendalami barang dan informasi yang diperoleh dari lokasi.
Pemeriksaan tersebut dilakukan bersamaan dengan penyelidikan terhadap 995 senjata airgun yang ditemukan di lokasi.
2. Polisi periksa saksi dari yayasan

Polisi juga memeriksa pihak yayasan untuk menelusuri temuan di lokasi. Keterangan saksi akan menjadi dasar untuk menentukan arah penyelidikan berikutnya.
“Hari ini saksinya juga dari pihak yayasan," ujarnya.
Joko mengatakan, pemeriksaan tidak berhenti pada satu pihak. Polisi masih mengembangkan informasi yang diperoleh dari keterangan awal pihak yayasan.
3. Status senjata dan pemilik belum terungkap

Selain narkoba, polisi masih mendalami dokumen yang ditemukan bersama senjata. Polisi belum memastikan status legalitas maupun kepemilikan seluruh senjata tersebut.
“Terkait dokumen-dokumen ini tentunya penyidik Satreskrim sedang melakukan penyelidikan dan pendalaman," katanya.
Temuan senjata di sekolah swasta Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, bermula pada Jumat (10/7/2026), ketika polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di gudang salah satu yayasan. Polisi menemukan 995 airsoft gun, empat senapan angin, satu senjata api merek Francispa, dan empat senjata laras panjang. Pada Rabu (5/8/2026), kembali ditemukan tiga airsoft gun jenis FN90, AK-47, dan M4 Carbine.














