Jakarta, IDN Times - Anggaran sekitar Rp9 triliun untuk pemulihan bencana Sumatra belum terserap pada 2026. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, keterlambatan proses administrasi hingga lelang membuat sejumlah kementerian dan lembaga memilih mengalihkan pengerjaan program ke 2027.
Di sisi lain, penanganan bencana banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025 di Sumatra, masih menghadapi tantangan karena bencana susulan terus terjadi di sejumlah daerah. Infrastruktur yang sudah diperbaiki bahkan kembali rusak akibat bencana tersebut.
Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fasilitas Kelautan dan Perikanan Pascabencana Sumatra, di Jakarta, pada Rabu (21/10/2026).
