Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menhut Sebut Pemerintah Maksimalkan Modifikasi Cuaca Tangani Karhutla Kalteng
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di Kalimantan Tengah (Kalteng). (Dok. Kemenhut)
  • Pemerintah memaksimalkan operasi modifikasi cuaca untuk membantu menangani karhutla di Kalimantan Tengah.

  • Penanganan juga diperkuat melalui water bombing, meski penerbangan helikopter terkendala visibilitas.

  • Drone thermal digunakan untuk memantau pergerakan kepala api dan menentukan strategi pemadaman.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
awal November

Hujan alami di Kalimantan Tengah diperkirakan hadir pada awal November berdasarkan prediksi BMKG.

13/10/2026

Menteri Kehutanan Raja Antoni menyampaikan pemerintah terus melakukan berbagai upaya penanganan karhutla.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah.
  • Who?
    Pemerintah, Menteri Kehutanan Raja Antoni, dan BMKG terlibat dalam penanganan serta prediksi cuaca.
  • Where?
    Penanganan dilakukan di Kalimantan Tengah dan wilayah lain yang memiliki potensi awan.
  • When?
    Pernyataan disampaikan Selasa (13/10/2026), sementara hujan alami diperkirakan hadir pada awal November.
  • Why?
    Upaya dilakukan untuk menangani karhutla dan membantu pembasahan serta pemadaman wilayah.
  • How?
    Melalui operasi modifikasi cuaca, penambahan pasukan dan peralatan darat, water bombing, serta pemantauan drone thermal.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah sedang membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah. Menteri Kehutanan Raja Antoni mengatakan hujan alami baru diperkirakan datang awal November. Pemerintah memakai modifikasi cuaca, water bombing, dan drone thermal. Helikopter belum selalu bisa terbang karena pandangan terganggu. Semua cara terus dilakukan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah menggunakan beberapa cara untuk menangani karhutla di Kalimantan Tengah, mulai dari operasi modifikasi cuaca hingga pemantauan drone thermal. Penguatan pasukan dan peralatan darat menunjukkan penanganan dilakukan secara berlapis, sementara evaluasi dan kritik disebut menjadi dorongan untuk bergerak lebih serius mengatasi kebakaran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah terus memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Operasi modifikasi cuaca (OMC) dimaksimalkan dan menambah kekuatan pasukan dan peralatan di darat.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengatakan berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan alami di Kalteng diperkirakan baru hadir pada awal November. Dia memastikan pemerintah tidak hanya menunggu hujan dan terus melakukan berbagai upaya penanganan di lapangan.

“Seperti yang diprediksi oleh BMKG hujan alami ini baru akan ada di Kalimantan Tengah ini mungkin nanti di awal November. Sementara operasi modifikasi cuaca terus kita lakukan, kita tidak pernah berpangku tangan,” ujar Menhut Raja Juli dalam keterangan tertulis Kemenhut, Selasa (13/10/2026).

1. OMC dilakukan ketika terdapat bibit awan yang dapat disemai

Pelaksanaan OMC yang dilakukan BNPB di wilayah Sumaters Selatan pada Selasa (4/8). Operasi dikendalikan dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Palembang. (Dok. BNPB)

Raja Antoni menjelaskan, OMC dilakukan ketika terdapat bibit awan yang dapat disemai untuk membantu proses pembasahan wilayah. Penyemaian tidak hanya dilakukan di wilayah yang sedang mengalami karhutla, tetapi juga dapat dilakukan di wilayah lain yang memiliki potensi awan untuk mendukung upaya pelembaban.

“OMC dilakukan di mana ada bibit awan ya. Apakah itu kabupaten yang ada karhut atau tidak tetap kita semai ya untuk melakukan pelembaban. Kalau syukur-syukur pemadaman dengan curah hujan yang tinggi,” katanya.

2. Water bombing juga dilakukan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). (Dok. Bpbd DKI)

Selain OMC, pemerintah juga memperkuat penanganan dari udara melalui water bombing. Namun, Menhut menjelaskan operasi udara masih menghadapi kendala visibilitas sehingga helikopter belum selalu dapat diterbangkan.

“Pemerintah terus memanfaatkan celah kondisi cuaca ketika memungkinkan untuk kembali melakukan pemadaman dari udara,” ujarnya.

3. Pemantauan menggunakan drone thermal

Persiapan dan briefing teknis di Bandara Raden Inten II, Lampung, sebelum pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di langit Lampung Timur, Kamis (27/8). (Dok. BNPB)

Strategi penanganan diperkuat dengan pemantauan menggunakan drone thermal untuk mengidentifikasi pergerakan kepala api dan menentukan strategi pemadaman.

“Jadi sekali lagi terima kasih ya kritik saran, evaluasi, bahkan kritik pedas sekalipun ya. Kami dengar. Itu menjadi motivasi kami untuk bergerak lebih serius lagi untuk mengatasi ini,” ujar Menhut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article