Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menpar Resmikan Eiger Nature di Puncak Bogor, Diklaim Jaga Resapan Air
Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana (tengah) bersama Pendiri Eiger Group, Ronny Lukito (kanan) dan Direktur EIGER Nature Imanuel Wirajaya (kiri) saat soft opening Eiger Nature di Puncak Bogor, Selasa (27/10/2026). (IDN Times/Linna Susanti).
  • Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana meresmikan soft opening Eiger Nature di Megamendung, Bogor; destinasi ekowisata ini dijadwalkan dibuka bertahap untuk publik pada 2 November 2026.

  • Menpar menilai Eiger Nature mendukung pariwisata berbasis ekonomi hijau, sekaligus diharapkan menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan UMKM di wilayah Bogor.

  • Eiger Group menyatakan hanya menggunakan sekitar 1,5 persen lahan dengan bangunan panggung, menanam 120 ribu pohon serta jutaan penutup lahan untuk menjaga resapan air.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
selama kurang lebih lima tahun

Eiger Group mempersiapkan dan mengembangkan kawasan wisata ramah lingkungan Eiger Nature.

Selasa (27/10/2026)

Menpar Widiyanti Putri Wardhana meresmikan soft opening Eiger Nature di Megamendung, Puncak. Pemerintah mendorong pengembangan pariwisata hijau dan ekonomi lokal.

2 November 2026

Eiger Nature dijadwalkan mulai dibuka bertahap untuk publik.

sampai hari ini

Eiger Nature disebut baru menggunakan sekitar 1,5 persen area dengan bangunan panggung untuk menjaga resapan air.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Menteri Pariwisata meresmikan soft opening Eiger Nature, kawasan ekowisata berkelanjutan di Puncak, yang akan dibuka bertahap untuk publik.
  • Who?
    Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Eiger Group, pendirinya Ronny Lukito, serta sejumlah pejabat negara dan pemerintah daerah menghadiri peresmian.
  • Where?
    Eiger Nature berada di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, di sekitar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
  • When?
    Soft opening berlangsung pada Selasa, 27 Oktober 2026. Kawasan ini dijadwalkan mulai dibuka bertahap bagi publik pada 2 November 2026.
  • Why?
    Kawasan ini dikembangkan untuk pariwisata berbasis ekonomi hijau, perlindungan ekosistem pegunungan, penguatan ekonomi lokal, penyerapan tenaga kerja, dan pemberdayaan UMKM Bogor.
  • How?
    Eiger Nature menggunakan sekitar 1,5 persen lahan dengan bangunan panggung, menerapkan konsep zero runoff, serta menanam sekitar 120 ribu pohon dan jutaan tanaman penutup lahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menteri Widiyanti membuka Eiger Nature di Puncak Bogor. Tempat wisata alam ini akan dibuka pelan-pelan untuk orang banyak pada 2 November 2026. Eiger membuat bangunan kecil di tanah supaya air masih bisa masuk ke tanah. Mereka juga menanam banyak pohon dan tanaman. Tempat ini diharap memberi kerja untuk warga Bogor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Eiger Nature menghadirkan gambaran bahwa pengembangan wisata dapat berjalan seiring dengan kehati-hatian ekologis. Penggunaan lahan yang dibatasi, bangunan panggung untuk menjaga resapan air, serta penanaman vegetasi menunjukkan upaya nyata merawat kawasan hulu. Inisiatif ini juga membuka ruang bagi keterlibatan tenaga kerja lokal dan penguatan UMKM Bogor.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bogor, IDN Times - Menteri Pariwisata (Menpar), Widiyanti Putri Wardhana, meresmikan soft opening kawasan Eiger Nature di Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/10/2026).

Peresmian kawasan wisata alam berkelanjutan ini turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dan tokoh nasional. Di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani; Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan; Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono; Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan; hingga Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Destinasi ekowisata Eiger Nature dijadwalkan mulai dibuka secara bertahap untuk publik pada 2 November 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Menpar Widiyanti mengatakan peresmian Eiger Nature menjadi momentum penting bagi pengembangan pariwisata berbasis green economy, dan perlindungan ekosistem pegunungan di Indonesia.

Widiyanti mengapresiasi kerja keras dan komitmen jangka panjang Eiger Group, yang telah mempersiapkan kawasan wisata ramah lingkungan ini selama kurang lebih lima tahun.

​"Selamat dan apresiasi kepada seluruh jajaran Eiger Nature atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen selama kurang lebih lima tahun, dalam mempersiapkan dan mengembangkan kawasan ini," kata Widiyanti saat sambutan.

1. Menpar dorong pengembangan pariwisata hijau dan penguatan ekonomi lokal

Menteri Pariwisata RI Widiyanti Putri Wardhana saat sambutan soft opening Eiger Nature di Puncak, Bogor, Selasa, 27 Oktober 2026. (IDN Times/Linna Susanti)

Widiyanti mengapresiasi inovasi Eiger Group yang kini merambah ke pengembangan kawasan wisata alam berkelanjutan. Ia menyebut tren pariwisata global saat ini menempatkan ekowisata dan petualangan di peringkat atas pilihan wisatawan.

Selain menjaga kelestarian alam, Menpar berharap, keberadaan Eiger Nature dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal, dan menggerakkan ekosistem Usaha Mikor Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Bogor.

"Melalui Eiger Nature, kita menyaksikan langkah baru Eiger dalam memperluas kontribusinya dari penyedia perlengkapan kegiatan luar ruang menuju pengembangan atraksi, dan pengalaman wisata berbasis alam. Saya menyambut baik inisiatif ini, terlebih ketika wisata alam dan petualangan semakin mendapat perhatian dalam pengembangan pariwisata dunia," ujar Widiyanti.

2. Komitmen Eiger Group dalam menjaga resapan air dan konsep zero runoff

Menteri Pariwisata RI Widiya Pendiri Eiger Group Ronny Lukito saat soft opening Eiger Nature di Puncak, Bogor, Selasa, 27 Oktober 2026.(IDN Times/Linna Susanti).

Pada kesempatan sama, pendiri Eiger Group, Ronny Lukito, memaparkan komitmennya untuk tidak merusak lingkungan sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Meskipun regulasi membolehkan penggunaan lahan hingga 10 persen, Eiger Nature secara ketat hanya menggunakan sekitar 1,5 persen area dengan menggunakan bangunan sistem panggung, agar tidak mengganggu resapan air.

Eiger Nature juga telah menanam sekitar 120 ribu pohon tegakan, dan jutaan tanaman penutup lahan untuk memulihkan area kritis di Megamendung.

"Walau pun kami diperbolehkan mengenai peraturan PP (Peraturan Pemerintah) yang sudah ada di dalam kabupaten, di dalam zona pemanfaatan di Taman Nasional Gede Pangrango boleh mengembangkan 10 persen dari luas yang kita beri kepercayaan, tapi kami sangat berhati-hati. Kita sampai hari ini hanya menggunakan 1,5 persen itu, Bu Menteri, kalau dihitung, dia nempel ke tanah," kata Ronny.

3. Pemprov Jabar puji penerapan green economy dan kearifan lokal Sunda

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan saat soft opening Eiger Nature di Puncak, Bogor, Selasa, 27 Oktober 2026. (IDN Times/Linna Susanti).

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menilai kehadiran Eiger Nature sebagai jawaban nyata atas tantangan keseimbangan antara daya tarik pariwisata dan daya dukung lingkungan di kawasan hulu Puncak. Ia menekankan pentingnya memegang teguh falsafah Sunda "Gunung kenging dilebur, lembah kenging dirusak" dalam setiap pembangunan investasi.

Model pembangunan kawasan wisata berbasis green economy ini juga dinilai membawa multiplier effect positif, seperti pembukaan green jobs bagi pemuda lokal, serta pemberdayaan ekonomi desa.

"Kawasan Eiger Nature di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor menjawab tantangan tersebut dengan aksi nyata, bukan sekadar wacana. Kita menyaksikan sebuah model pembangunan kepariwisataan berkelanjutan berbasis ekonomi hijau atau green economy yang sesungguhnya," tutur Erwan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article