Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, program Sekolah Rakyat tidak dirancang seperti sekolah pada umumnya yang membuka pendaftaran bagi calon peserta didik. Pemerintah justru menggunakan pendekatan penjangkauan untuk mencari anak-anak yang membutuhkan akses pendidikan.
Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipul tersebut, mekanisme tersebut merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
“Hari ini yang hadir di sini adalah calon siswa Sekolah Rakyat beserta orang tuanya. Mereka dijangkau sebagaimana arahan Bapak Presiden. Jadi tidak membuka pendaftaran Sekolah Rakyat, tetapi menjangkau mereka-mereka yang memenuhi kriteria untuk bisa di Sekolah Rakyat,” kata Gus Ipul dalam pidatonya saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto di SRMP 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026).
Menurut dia, sasaran utama program ini adalah anak-anak dari keluarga miskin yang masuk dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
