Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mensos Tegaskan Sekolah Rakyat Harus Bebas Bullying dan Kekerasan
Mensos Saifullah melepas kadet Unhan di Halim, Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menegaskan Sekolah Rakyat harus mencegah perundungan, kekerasan fisik maupun seksual, serta intoleransi di lingkungan pendidikan dan asrama.

  • Sebanyak 1.500 kadet Universitas Pertahanan diterjunkan bukan untuk perpeloncoan, melainkan membangun kebiasaan positif sesuai usia dan kemampuan siswa SD, SMP, serta SMA.

  • Selama dua minggu, kadet Unhan mendampingi aktivitas harian siswa di asrama dan sekolah, dengan harapan menjadi teladan serta memberikan bimbingan nyata.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Jumat (9/10/2026)

Mensos Syaifullah Yusuf meminta kadet Unhan yang diterjunkan ke Sekolah Rakyat mencegah bullying, kekerasan fisik dan seksual, serta intoleransi. Ia menegaskan pelibatan kadet bukan perpeloncoan.

selama dua minggu

Kadet Unhan akan mendampingi siswa Sekolah Rakyat dalam kehidupan berasrama, dari bangun tidur hingga istirahat. Pendampingan ditujukan membangun kebiasaan baik dan keteladanan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Menteri Sosial menegaskan Sekolah Rakyat harus mencegah perundungan, kekerasan fisik dan seksual, serta intoleransi saat 1.500 kadet Unhan mendampingi siswa di asrama.
  • Who?
    Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul, 1.500 kadet Universitas Pertahanan, Rektor Unhan RI Anton Nugroho, serta siswa Sekolah Rakyat tingkat SD, SMP, dan SMA.
  • Where?
    Penegasan disampaikan di hanggar Skuadron Udara 18 Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Pendampingan kadet berlangsung dalam kehidupan berasrama Sekolah Rakyat.
  • When?
    Gus Ipul menyampaikan arahan pada Jumat, 9 Oktober 2026. Kadet Unhan dijadwalkan mendampingi siswa Sekolah Rakyat selama dua minggu.
  • Why?
    Pendampingan dilakukan untuk membangun kebiasaan baik sesuai usia dan kemampuan siswa, memberi keteladanan, serta mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat tanpa perpeloncoan.
  • How?
    Kadet mendampingi rutinitas harian siswa, meliputi bangun tidur, kegiatan agama, olahraga, makan pagi, belajar, ekstrakurikuler, dan istirahat, dengan empati serta menjunjung kesetaraan pendidikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Menteri Sosial Gus Ipul bilang Sekolah Rakyat harus aman. Tidak boleh ada anak mengejek, memukul, atau berbuat jahat. Ada 1.500 kadet dari Universitas Pertahanan yang akan menemani murid selama dua minggu. Mereka bukan untuk plonco, tetapi mengajari kebiasaan baik dari bangun tidur sampai belajar dan istirahat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Pelibatan kadet Unhan membuka ruang pendampingan yang menekankan empati, kesetaraan, dan keteladanan bagi siswa Sekolah Rakyat. Selama dua minggu, kehadiran mereka dalam rutinitas asrama diharapkan membantu membangun kebiasaan baik sesuai usia siswa, sambil memperkuat lingkungan pendidikan yang menolak perundungan, kekerasan fisik maupun seksual, serta intoleransi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mewanti-wanti kepada ribuan kadet atau calon perwira militer Universitas Pertahanan (Unhan), yang akan diterjunkan di Sekolah Rakyat, untuk mencegah berbagai bentuk bully dan kekerasan dalam asrama.

"Di dalam dunia pendidikan ada tiga hal yang tidak boleh terjadi, harus kita cegah, agar tidak terjadi apa yang disebut dengan bullying, perundungan, tidak boleh terjadi kekerasan fisik dan seksual, dan yang ketiga tidak boleh terjadi intoleransi," ucap Mensos di hanggar Skuadron Udara 18 Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (9/10/2026).

1. Kehadiran kadet Unhan bukan untuk plonco

Mensos Saifullah melepas kadet Unhan di Halim, Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Gus Ipul menegaskan pelibatan 1.500 kadet Unhan bukan bentuk perpeloncoan, namun membentuk kebiasaan baik untuk siswa Sekolah Rakyat, baik di tingkat SD, SMP, maupun SMA.

"Kegiatan ini bukan perpeloncoan. Kegiatan ini bukan semacam orientasi yang bersifat fisik. Ini adalah usaha bersama-sama untuk membangun kebiasaan-kebiasaan yang baik di lingkungan Sekolah Rakyat, sesuai dengan batas-batas kemampuan dan usia siswa," ucap Mensos.

2. Kadet bisa jadi role model

Mensos Saifullah melepas kadet Unhan di Halim, Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Gus Ipul berharap para kadet Unhan memanfaatkan waktu selama dua minggu untuk mendampingi siswa Sekolah Rakyat dengan penuh empati dan menjunjung kesetaraan dalam pendidikan.

"Ini adalah amanat dari Bapak Presiden yang harus kita terjemahkan dengan baik di lapangan. Kehadiran teman-teman kadet sungguh satu dukungan yang luar biasa bagi penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Karena siswa Sekolah Rakyat butuh keteladanan, butuh role model, butuh bimbingan yang nyata untuk masa depan mereka," katanya.

3. Kadet mendampingi siswa selama dua minggu

Mensos Saifullah melepas kadet Unhan di Halim, Jumat (9/10/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Pada kesempatan sama, Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) Anton Nugroho menegaskan, selama dua minggu, kadet Unhan akan memberikan pendampingan dalam kehidupan berasrama di Sekolah Rakyat. Mulai dari bangun tidur, kegiatan agama, olahraga, makan pagi, belajar di kelas, kegiatan ekstrakurikuler, hingga istirahat.

"Kita dampingi terus tiap hari selama dua minggu. Meskipun waktu itu tidak terlalu lama, dua minggu, tapi harapan kami ada perubahan yang bisa terjadi di Sekolah Rakyat itu," katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article