Jakarta, IDN Times - Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat mengaku prihatin ada negara maju dengan kekuatan ekonomi besar justru memilih mundur dari tanggung jawab kolektif untuk mengatasi polusi dan perubahan iklim. Sementara, di saat yang sama bobot ekonomi negara besar itu terus menyumbang sebagian besar emisi di tingkat global. Pernyataan itu disampaikan Jumhur dalam forum negara BRICS yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, Iran, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir, Afrika Selatan, Etiophia dan Indonesia.
"Cara kita mengelola sumber daya alam, membentuk lanskap, mencegah degradasi lingkungan dan membangun ketahanan pada akhirnya akan membentuk keberlanjutan pembangungan kita," ungkap Jumhur ketika berbicara di forum BRICS, India pada Selasa (18/8/2026).
Indonesia, kata mantan aktivis buruh itu, menggaris bawahi pentingnya melindungi keanekaragaman hayati, baik di darat maupun laut. Sebab, keanekaragaman itu merupakan fondasi bagi ekosistem yang sehat, ketahanan iklim dan pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang.
