Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menteri PPPA Minta CKG Anak Tak Hanya Pemeriksaan Kesehatan Tapi Juga Edukasi
Petugas Posyandu desa ukur, timbang balita. IDN Times/Riyanto.
  • Menteri PPPA Arifah Fauzi meminta CKG Anak dilanjutkan dengan edukasi yang tepat.
  • Suara anak didorong menjadi bahan evaluasi pelaksanaan CKG melalui keterlibatan Forum Anak.
  • Kemen PPPA mendorong keterhubungan data kesehatan, sementara Menkes menekankan edukasi anemia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Minggu (16/8/2026)

Arifah Fauzi meminta CKG Anak tidak berhenti pada pemeriksaan dan ditindaklanjuti dengan edukasi. Ia juga mendorong suara anak digunakan untuk evaluasi program.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis bagi anak didorong agar disertai edukasi, evaluasi dari suara anak, dan keterhubungan data kesehatan.
  • Who?
    Menteri PPPA Arifah Fauzi, Kemen PPPA, Forum Anak, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Kementerian Kesehatan.
  • Where?
    Jakarta; PUSPAGA di berbagai daerah juga akan dioptimalkan.
  • When?
    Minggu (16/8/2026).
  • Why?
    Agar pemeriksaan kesehatan memberi manfaat berkelanjutan, mendukung penanganan holistik, dan anak memahami kondisi kesehatannya.
  • How?
    Melalui edukasi, pelibatan Forum Anak, pertukaran data, media promosi CKG, platform e-learning, serta edukasi anemia dan tablet tambah darah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bu Arifah bilang anak-anak yang ikut Cek Kesehatan Gratis tidak hanya diperiksa. Anak-anak juga perlu diberi tahu tentang hasil kesehatannya. Suara anak dapat dipakai untuk melihat program ini. Pak Budi juga bilang anak perlu belajar tentang anemia dan tablet tambah darah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pelibatan suara anak dalam evaluasi CKG membuka ruang bagi penerima manfaat untuk menyampaikan pandangannya. Penguatan literasi kesehatan keluarga melalui PUSPAGA, keterhubungan data kesehatan, serta edukasi anemia dapat melengkapi pemeriksaan dengan pemahaman mengenai kondisi kesehatan, gizi seimbang, dan pengasuhan positif berbasis hak anak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi meminta pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi anak tidak berhenti pada pemeriksaan. Dia mendorong hasil pemeriksaan ditindaklanjuti dengan edukasi yang tepat, serta meminta suara anak sebagai penerima manfaat digunakan untuk mengevaluasi pelaksanaan program.

“Kami mendorong langkah-langkah kolaboratif agar pemeriksaan kesehatan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi anak. Kemen PPPA akan mengoptimalkan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) di berbagai daerah untuk memperkuat literasi kesehatan keluarga, termasuk edukasi mengenai pemeriksaan kesehatan secara berkala, gizi seimbang, dan pengasuhan positif berbasis hak anak,” ujar Arifah, dikutip Minggu (16/8/2026).

1. Suara anak jadi bahan evaluasi

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi meninjau posko bencana banjir di Padang. (Dok. KemenPPPA)

Arifah menilai, pendapat anak perlu dilibatkan dalam pelaksanaan CKG. Forum Anak dari tingkat nasional hingga desa/kelurahan dapat dilibatkan sebagai pelapor dan pelopor serta pendidik sebaya untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan.

“Program CKG juga diharapkan mendengarkan dan mengakomodir suara/pandangan anak selaku penerima manfaat. Suara anak dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan CKG Anak,” kata Arifah.

2. Data kesehatan perlu terhubung

Kader Posyandu Miroto, Atik Waluyo (50) (kanan) melakukan skrining kesehatan ibu hamil, Zulfiadinda Dewi Restu (27) di Semarang, Jumat (21/7/2024). (IDN Times/Dhana Kencana)

Kemen PPPA mendorong keterhubungan data kesehatan dengan sistem perlindungan anak. Upaya tersebut ditujukan untuk mendukung penanganan yang lebih holistik melalui pertukaran dan pemanfaatan data, serta diperkuat dengan media promosi CKG dan platform e-learning Kemen PPPA bersama Kementerian Kesehatan.

3. Menkes soroti edukasi anemia

Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Sekda Jateng saat konferensi pers terakhir perkembangan terbaru layanan CKG untuk wilayah Jateng. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan, CKG penting untuk mendeteksi kondisi kesehatan anak sejak dini. Menurut dia, pemeriksaan perlu diikuti pemahaman anak mengenai kondisi kesehatannya, termasuk edukasi terkait anemia dan konsumsi tablet tambah darah.

“Hasil pemeriksaan CKG perlu diikuti dengan pemahaman dan edukasi kepada anak, termasuk mengenai anemia dan pentingnya konsumsi tablet tambah darah, sehingga pemeriksaan tidak berhenti pada pemberian informasi, tetapi mendorong anak untuk menjaga kesehatannya,” kata Budi.

Editorial Team

Related Article