Jakarta, IDN Times - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (23/1/2026). Ia dipanggil sebagais saksi dugaan korupsi penentuan kuota dan penyelenggaraan haji di Kementerian Agama.
Pantauan IDN Times, politikus Partai Golkar itu tiba sekitar pukul 11.49 WIB. Ia nampak santai turun dari mobil memakai jaket coklat muda dipadukan dengan kaos dan celana hitam. Ia tampak membawa botol minum dan tas kecil.
Dito mengaku tak melakukan persiapan khusus untuk menghadapi pemeriksaan ini. Dito membenarkan dipanggil KPK dalam kasus kuota haji dengan tersangka eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
"Ya mungkin yang udah beredar di luar pas ada kunjungan kerja di Arab Saudi waktu sama Pak Jokowi tapi nanti pastinya akan saya ikuti pemeriksaan," kata Dito di Gedung KPK, Jumat.
KPK tak hanya memanggil Dito dalam pemeriksaan kasus haji hari ini. KPK juga memanggil Sulistian Mindri selaku General Manager PT Gaido Azza Darussalam Indonesia dan Bayu Putra selaku PPPK Ditjen PHU Kementerian Agama.
KPK dalam kasus ini telah menetapkan dua tersangka. Mereka adalah Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz atau Gus Alex.
Yaqut dan Gus Alex disangka melanggar Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan tindak Pidana Korupsi. Pasal ini mengatur adanya kerugian negara dari korupsi yang dilakukan.
Meski begitu, KPK belum mengungkapkan total kerugian negara dalam perkara ini. Sebab, hal itu masih dalam tahap finalisasi Badan Pemeriksa Keuangan.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Momen Eks Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK di Kasus Haji

Eks Menpora Dito Ariotedjo (IDN Times/Aryodamar)
Take a Deeper Read
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
Editorial Team
EditorDheri Agriesta
Related Article
PT PWI Hengkang dari Lebak, Seribu Lebih Pekerja Terancam PHK28 Oct 2026, 19:20 WIB
14 Potret Demo 28 Oktober di Bundaran HI, Mahasiswa dan Warga Turun Aksi28 Oct 2026, 19:15 WIB
Kericuhan Pecah di Depan DPRD DIY Usai Aksi Sumpah Pemuda28 Oct 2026, 19:13 WIB
Penerbangan United Airlines Dibatalkan karena Ancaman Pembajakan28 Oct 2026, 19:05 WIB
Kasus Bupati Klaten Hamenang Wajar, KPK Sita Bukti Elektronik dan Uang28 Oct 2026, 19:04 WIB
Netanyahu Berjanji Bentuk Pemerintahan Sayap Kanan yang Kuat28 Oct 2026, 19:02 WIB
Kasus Wanita Tewas Terikat, Polisi Cari Sosok Pria Sepupu Korban28 Oct 2026, 19:02 WIB
Produksi Minyak Nasional Ditargetkan 1 Juta Barel per Hari, Ini Peran Kaltim28 Oct 2026, 19:00 WIB
Diminati Investor, KEK Mandalika Kantongi Komitmen Investasi Rp3,7 T28 Oct 2026, 18:54 WIB
Andi Sudirman Minta Darmawangsyah Segera Tancap Gas Pimpin Gowa28 Oct 2026, 18:53 WIB
TNI AL Peringati Sumpah Pemuda di KRI Sriwijaya, KSAL Kobarkan Semangat Pemersatu28 Oct 2026, 18:53 WIB
Pesan Andi Sudirman ke Darmawangsyah: Jangan Sibuk Urusi Polemik Lama28 Oct 2026, 18:52 WIB
Ribuan Massa Gelar Aksi di Titik Nol Jogja, Ini Tuntutannya28 Oct 2026, 18:47 WIB
Tagihan Pinjol Jadi Motif Pembunuhan Driver Taksi Online di Medan28 Oct 2026, 18:37 WIB
Revitalisasi Terminal Pesiapan Tabanan Capai 88,5 Persen28 Oct 2026, 18:37 WIB
Bekasi Banyak Pengangguran, KDM Minta Pemkot Buka Loker Setiap Minggu28 Oct 2026, 18:30 WIB
Komunitas Tunanetra Keluhkan Trotoar di Surabaya yang Kurang Ramah28 Oct 2026, 18:29 WIB
Situs LHKPN Tak Bisa Diakses, KPK Minta Maaf28 Oct 2026, 18:25 WIB
Demonstran di Malang Sampaikan 6 Tuntutan pada Rezim Prabowo-Gibran28 Oct 2026, 18:21 WIB