Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Penerbangan United Airlines Dibatalkan karena Ancaman Pembajakan

2 min read
Penerbangan United Airlines Dibatalkan karena Ancaman Pembajakan
potret pesawat United Airlines (pexels.com/Pascal Borener)
  • United Airlines 1681 dari Las Vegas menuju Newark dibatalkan setelah pramugari menemukan penumpang mengirim pesan terkait rencana pembajakan.

  • Pilot mengamankan kokpit, memutar balik pesawat ke Bandara Harry Reid, dan pihak berwenang menangkap penumpang tersebut setelah pesawat mendarat.

  • Boeing 737 MAX 8 berhasil mendarat setelah menghabiskan bahan bakar untuk mengurangi berat; 150 penumpang dan enam kru selamat, sementara FAA menyelidiki motifnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pesawat maskapai asal Amerika Serikat (AS), United Airlines, terpaksa membatalkan penerbangannya pada Sabtu (24/10/2026) lalu. Dilansir Jerusalem Post, Senin (26/10/2026), langkah ini diambil usai ada ancaman pembajakan dari salah satu penumpang. 

Pesawat United Airlines dengan kode penerbangan 1681 ini sebelumnya sudah dijadwalkan terbang dari Bandara Bandara Harry Reid di Las Vegas ke Bandara Liberty di Newark. Awalnya, semua berjalan lancar. Namun, salah satu pramugari tidak sengaja mendapati seorang penumpang yang sedang mengirim pesan soal rencana pembajakan di pesawat tersebut.

  1. 1. Pelaku sudah ditindaklanjuti oleh pihak berwenang

    Usai mendapati penumpang yang berencana membajak pesawat, pramugari tersebut langsung melaporkannya ke pilot. Setelah itu, pilot langsung mengunci rapat-rapat pintu kokpit agar pelaku tidak bisa masuk ke sana. Sang pilot pun langsung membatalkan penerbangan dan memutar balik arah pesawat kembali ke Bandara Harry Reid.

    Menariknya, pelaku yang diduga ingin melakukan pembajakan tidak mengetahui bahwa dirinya sudah terciduk. Ia juga tidak mengetahui bahwa pesawat sudah membatalkan penerbangan dan kembali lagi ke Las Vegas. Saat mendarat di Bandara Harry Reid, pelaku langsung diringkus oleh pihak berwenang untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

  2. 2. Pendaratan pesawat sempat mengalami kendala

    Pesawat United Airlines sedang terparkir di bandara.
    potret pesawat United Airlines (pexels.com/Guohua Song)

    Saat mencoba kembali ke Bandara Harry Reid, pesawat sempat mengalami kendala. Sebab, sebelum mendarat, pesawat harus menghabiskan separuh bahan bakarnya agar tidak mengalami overweight. Ini karena pesawat sebelumnya sudah diisi bahan bakar penuh untuk melakukan perjalanan ke Newark.

    Namun, berdasarkan keterangan Badan Penerbangan Federal AS (FAA), pesawat Boeing 737 MAX 8 tersebut akhirnya berhasil mendarat dengan mulus di Bandara Harry Reid. Sebanyak 150 penumpang dan 6 kru yang ada di dalam pesawat juga selamat tanpa ada kurang sedikit pun.    

  3. 3. FAA akan menyelidiki motif upaya pembajakan

    Logo Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat.
    potret logo Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA) (commons.wikimedia.org/Leaflet)

    Untuk selanjutnya, FAA mengatakan, pihaknya akan segera menyelidiki upaya pembajakan yang dilakukan oleh salah satu penumpang di pesawat United Airlines 1681 tadi. Langkah ini dilakukan guna mengungkap motif dari upaya terlarang tersebut. 

    Peristiwa ini terjadi kurang dari sebulan usai pesawat maskapai Qatar, Flydubai, dengan tujuan Dubai-Tel Aviv, Israel, dibajak oleh kopilotnya sendiri pada 30 September lalu. Ketika itu, sang kopilot, Hammam Al-Hammami, sengaja menikam sang pilot, Smit Machchhar, menggunakan kapak darurat yang ada di dalam kokpit. Langkah ini dilakukan agar Al-Hammami bisa mengambil alih pesawat dan menabrakkannya ke Bandara Ben-Gurion di Tel Aviv.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More