Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Momen Mahasiswa Trisakti Gelar Jaket Almamater Sebagai Sajadah Saat Demo
Mahasiswa Trisakti gelar jaket almamater sebagai dajadah saat demo (IDN Times/Dini Suciatiningrum)
  • Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, pada Kamis 29 Oktober 2026 setelah tiba sekitar pukul 16.00 WIB.

  • Saat azan magrib berkumandang, sejumlah mahasiswa melepas dan membentangkan jaket almamater biru mereka di jalan sebagai sajadah untuk menunaikan salat magrib.

  • Massa membawa spanduk Tritura serta kritik bertema kegelapan, menyuarakan isu penanganan kebakaran hutan dan lahan sambil mendekati blokade aparat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Mahasiswa Trisakti datang ke Jalan Medan Merdeka Selatan di Jakarta untuk unjuk rasa. Mereka memakai jaket biru kampus dan membawa spanduk. Saat azan magrib berbunyi, beberapa mahasiswa melepas jaketnya. Jaket itu dibentangkan di jalan jadi alas salat. Mereka juga meneriakkan kritik tentang kebakaran hutan dan lahan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah aksi yang sarat kritik, mahasiswa Trisakti memperlihatkan bahwa kebersamaan dan keteguhan menjalankan ibadah dapat tetap terjaga. Jaket almamater yang semula menandai identitas kampus beralih menjadi sajadah, menghadirkan gambaran solidaritas praktis serta penghormatan terhadap waktu salat di tengah barisan aksi yang merapat dan kompak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Suara azan magrib menggema di tengah aksi unjuk rasa mahasiswa Universitas Trisakti di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Di tengah berlangsungnya aksi, sejumlah mahasiswa melepas jaket almamater biru yang mereka kenakan. Jaket tersebut kemudian dibentangkan di jalan untuk dijadikan sajadah, tempat mereka menunaikan salat maghrib.

Sebelumnya, ratusan Mahasiswa Trisakti tiba di Jalan Merdeka Selatan pada hari ini, Kamis (29/10/2026) pukul 16.00 WIB. Mereka kompak mengenakan jaket almamater Trisakti.

Beberapa di antara mereka memegang spanduk hitam Tritura. Selain itu terdapat spanduk hitam bertuliskan ‘Demi Nama Tuhan Ini Adalah Kegelapan’ dan ‘Bismillah Ini Adalah Kegelapan’ dengan gambar siluet Prabowo-Gibran.

Mahasiswa yang datang menggunakan puluhan angkot itu kemudian turun dan merapatkan barisan.

“Demi nama Tuhan ini adalah kegelapan. Demi nama Tuhan ini adalah suara suara yang diabaikan,” teriak Menteri Kepresidenan Luar Negeri Universitas Trisakti, Arief Rizquna di atas mobil komando.

Sambil berjalan mendekati blokade aparat, mereka meneriakkan beberapa kritikan, salah satunya soal penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Revolusi, revolusi, revolusi,” teriak massa aksi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article