Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Momen Rafale TNI AU Berhasil Isi BBM dari Airbus A330 di Udara
Momen ketika jet tempur Rafale Indonesia dan Prancis melakukan latihan pengisian bahan bakar di udara dengan pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport (MRTT). (Dok. TNI AU)
  • Enam jet TNI AU dan Angkatan Udara Prancis mengawal Airbus A330 MRTT dalam latihan Pegase 26 di Halim, termasuk pengisian bahan bakar udara untuk Rafale.
  • Latihan juga mencakup manuver dua Airbus A400M dan penerjunan statis prajurit Pasgat, untuk bertukar wawasan serta meningkatkan kemampuan misi penerjunan dan pengisian bahan bakar.
  • Wakasau berharap Indonesia mengakuisisi minimal tiga A330 MRTT; pesawat ini dapat membawa 111 ton bahan bakar, mengangkut 88 kru, serta berfungsi sebagai markas udara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu pagi (23/9/2026)

Enam jet tempur TNI AU dan Angkatan Udara Prancis mengawal Airbus A330 MRTT dari Lanud Halim Perdanakusuma. Sejumlah jet melakukan pengisian bahan bakar di udara dalam latihan misi Pegase 26, yang dilanjutkan dengan penerjunan statis prajurit Pasgat.

25 September 2026

Angkatan Udara dan Antariksa Prancis dijadwalkan berada di Jakarta hingga tanggal ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Enam jet tempur TNI AU dan Angkatan Udara Prancis melakukan pengisian bahan bakar di udara dari Airbus A330 MRTT במסגרת latihan misi Pegase 26.
  • Who?
    TNI AU, French Air and Space Force, prajurit Denmatra 1 Brigade Parako 1 Pasgat, serta Wakil Operasi Kasau Marsekal Pertama TNI M. Satriyo Utomo terlibat dalam kegiatan ini.
  • Where?
    Latihan berlangsung di udara setelah keberangkatan dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Penerjunan statis berakhir di kawasan runway lanud tersebut.
  • When?
    Kegiatan berlangsung pada Rabu pagi, 23 September 2026. Angkatan Udara dan Antariksa Prancis dijadwalkan berada di Jakarta hingga 25 September 2026.
  • Why?
    Latihan bersama dilakukan untuk bertukar wawasan mengenai Rafale dan A400M, serta meningkatkan kemampuan penerbang Rafale dalam pengisian bahan bakar udara dan penerbang A400M dalam penerjunan statis.
  • How?
    Airbus A330 MRTT memasok bahan bakar kepada jet tempur dalam formasi udara dan berhasil melakukan empat kali pengisian. Dua A400M bermanuver, sementara prajurit Pasgat diterjunkan dengan parasut bertali statis.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Enam jet TNI AU dan Prancis terbang bersama di Jakarta. Jet Rafale mengisi bensin di udara dari pesawat Airbus A330 Prancis. Mereka latihan supaya makin pintar terbang dan memakai pesawat. Prajurit juga meloncat pakai parasut. TNI AU berharap Indonesia punya tiga pesawat Airbus A330 seperti itu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Latihan Pegase 26 memperlihatkan ruang pembelajaran konkret bagi TNI AU melalui pertukaran wawasan dengan Angkatan Udara Prancis, terutama pada pengoperasian Rafale, A400M, dan pengisian bahan bakar di udara. Keberhasilan empat kali pengisian bahan bakar serta latihan penerjunan statis menunjukkan pelaksanaan manuver berlangsung terarah dan memberi pengalaman operasional langsung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Enam jet tempur milik TNI Angkatan Udara (AU) dan French Air and Space Force (FASF) terlihat mengudara pada Rabu pagi (23/9/2026) dari Lanud Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Keenam jet tempur itu mengawal Airbus A330 Multi Role Tanker Transport (MRTT) milik angkatan bersenjata Prancis.

Pantauan IDN Times, di tengah formasi khusus, beberapa jet tempur itu melakukan pengisian bahan bakar di udara atau air to air refueling. Manuver itu merupakan bagian dari latihan misi Pegase 26. Angkatan Udara dan Antariksa Prancis sudah lima kali mampir ke Indonesia.

Namun, tahun ini misi Pegase memiliki makna khusus, sebab sebagian alutsista yang dimiliki AU Prancis sudah dimiliki TNI AU. Angkatan Udara Prancis akan berada di Jakarta hingga 25 September 2026.

Pesawat MRTT itu berperan sebagai pesawat yang membawa bahan bakar dan memasoknya ke jet tempur yang tengah mengudara. Airbus A330 MRTT diketahui mampu membawa BBM dengan berat hingga 111 ton.

Pelaksanaan Air Maneuver Exercise (AMX) itu kemudian berlanjut dengan latihan penerjunan sejumlah prajurit dari Denmatra 1 Brigade Parako 1 Pasgat. Mereka melakukan terjun statis, yakni penerjunan dengan parasut yang terhubung ke tali di pesawat. Penerjunan dilakukan hingga para prajurit mendarat di kawasan runway Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

1. Dua pesawat Airbus A400M ikut melakukan manuver

Dua pesawat Airbus A400M yang berlatih di dalam misi Pegase 26 di udara Jakarta. (IDN Times/Santi Dewi)

Manuver lain saat misi Pegase 26 ditunjukkan dua pesawat Airbus A400M. Keduanya terbang rendah kemudian salah satu Airbus A400M bermanuver dengan terbang miring.

Menurut Wakil Operasi Kasau, Marsekal Pertama TNI M. Satriyo Utomo mengatakan latihan bersama itu merupakan sarana untuk bertukar pengetahuan, wawasan terkait pesawat A400 maupun penerbang tempur Rafale lewat misi air refueling.

"Substansi dari latihan bersama antara kedua angkatan udara yakni bagaimana bertukar wawasan dengan Subject Matter Expert Exchange (SMEE) baik terkait dengan masalah pesawat Rafale, pesawat A400 maupun hal-hal lain termasuk juga dengan persediaannya," kata Satriyo.

Ia menambahkan tujuan dari latihan bersama dengan angkatan udara Prancis yaitu meningkatkan kemampuan penerbang A400 di dalam melaksanakan misi penerjunan statis maupun penerbang tempur Rafale di dalam melaksanakan misi pengisian bahan bakar udara.

2. Waksau berharap Indonesia juga membeli pesawat Airbus A330 MRTT

Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Marsekal Madya Tedi Rizalihadi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. (IDN Times/Santi Dewi)

Sementara, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara (Wakasau), Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi mengutarakan harapannya semoga pemerintah juga membeli pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport (MRTT). Sebab, pesawat tersebut juga bisa dijadikan markas ketika menjalani misi tertentu.

"Pesawat MRTT ini sangat powerful di mana mission commander bisa on board. Dari pesawat itu komandannya juga bisa berkomunikasi seluruh anggota (misi) baik itu yang berada di pesawat tempur maupun angkut. Mereka bisa kapan pun berkomunikasi menggunakan satelit. Ke depan kita berharap tentunya bisa mengakuisisi MRTT," kata Tedi pada siang ini.

Ketika ditanyakan berapa ideal pesawat Airbus A330 MRTT yang dibutuhkan oleh Indonesia, Tedi menyebut minimal Indonesia memiliki tiga unit. Sebab, wilayah Indonesia yang tergolong luas.

3. Pesawat Airbus A330 MRTT mampu menampung 88 kru

Pesawat Airbus A330 Multi Role Tanker Transport milik Angkata Udara Prancis. (IDN Times/Santi Dewi)

Tedi juga menyebut pesawat Airbus A330 MRTT itu dapat difungsikan untuk mengangkut puluhan personel darat. Total ada 88 kru yang dapat diangkut.

"Selain itu, juga bisa dijadikan markas di udara dan melakukan air refueling tadi," kata Tedi.

Ketika latihan pengisian bahan bakar dilakukan, pesawat tersebut berhasil empat kali mengisi bahan bakar di udara. Selain, itu komandan misi yang ikut berada di pesawat bisa langsung melaporkan ke negara asal secara real time.

Curated For You

Editorial Team

Related Article