Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

NasDem Dorong Kemenkes Turunkan Tenaga Medis Tambahan Atasi Karhutla

3 min read
NasDem Dorong Kemenkes Turunkan Tenaga Medis Tambahan Atasi Karhutla
Ketua DPP Partai NasDem Amelia Anggraini dorong Kemenkes turunkan tenaga medis tambahan atasi dampak karhutla. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Amelia Anggraini mendorong Kemenkes mengambil langkah konkret untuk menangani dampak karhutla terhadap kesehatan masyarakat, terutama ibu dan anak.

  • Langkah yang didorong mencakup edukasi bahaya asap, penggunaan masker, pengiriman obat-obatan, tenaga medis tambahan, serta perhatian terhadap air bersih.

  • Pemerintah pusat telah mengalokasikan sekitar Rp1,235 triliun untuk penanganan karhutla di Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ketua DPP Partai NasDem Bidang Perempuan, Amelia Anggraini turut menyoroti masifnya peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berdampak langsung terhadap kesehatan ibu dan anak di daerah terdampak. Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat karhutla telah mencapai 333.470 kasus.

Amelia mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengambil langkah konkret dalam penanganan karhutla di wilayah-wilayah terdampak. Pasalnya, ia menyebut, banyak masyarakat di wilayah terdampak karhutla belum sepenuhnya memahami bahaya asap yanh ditimbulkan dari kebakaran tersebut.

Hal tersebut disampaikan Amelia Anggraini setelah menghadiri acara seminar Ruang Teduh Ibu dengan bertajuk "Damai Dan Kekuatan Dalam Diri" sebagai rangkaian hut partai, di NasDem Tower, Jakarta, Jumat (23/10/2026). Ia memastikan, NasDem memberikan perhatian penuh terhadap peristiwa karhutla di Kalimantan dan Sumatra.

"Kemenkes perlu secara konkrit melakukan beberapa langkah-langkah nyata begitu ya, di antaranya adalah tadi ya edukasi kepada masyarakat, gunakan masker. Masker itu hal yang paling apa ya, basic begitu ya dan juga bantuan obat-obatan juga harus segera dikirimkan begitu karena juga pasti pemerintah daerah mempunyai keterbatasan," kata Amelia.

  1. 1. Pemerintah harus hadir beri perhatian penuh bagi warga terdampak karhutla

    1000073600-8a906785a02673fe814bc4f843409928.jpg
    Anggota Komisi 1 Fraksi Partai NasDem Amelia Anggraini. (Dok. Fraksi Partai NasDem)

    Amelia menegaskan, negara melalui pemerintah pusat dan daerah harus hadir memberikan perhatian penuh terhadap mayarakat terdampak karhutla. Selain penanggulangan, pemerintah juga diminta proaktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terdampak untuk mewaspadai asap karhutla. Ini sekaligus menyoroti banyaknya masyarakat yang masih abai menggunakan masker.

    Amelia juga mendesak Kemenkes untuk segera memberikan pengobatan terhadap penderita asma akut di tengah masifnya karhutla di daerah terdampak. Selain itu, pemerintah juga diminta memerhatikan kebutuhan air bersih di daerah terdampak karhutla.

    "Kami dari Garda Wanita Malahayati sudah turun langsung di daerah bencana untuk memberikan bantuan oksigen, kemudian masker, kemudian sumur bor untuk sarana air bersih," kata dia.

  2. 2. Kemenkes didorong segera turunkan tenaga medis tambahan

    20261023_151827.jpg
    Ketua DPP Partai NasDem Amelia Anggraini dorong Kemenkes turunkan tenaga medis tambahan atasi dampak karhutla. (IDN Times/Amir Faisol).

    Amelia mendorong Kemenkes dapat segera menurunkan tenaga medis tambahan dalam penanganan karhutla. Di samping itu, dampak asap yang ditimbulkan dari karhutla berdampak dalam waktu panjang.

    "Begitu bahaya asap itu terutama untuk anak-anak begitu ya karena kalau paru-parunya (kena) asap kan pasti tidak bagus untuk kesehatannya begitu dan juga tumbuh kembang anak-anak balita yang lain," kata dia.

    Meski begitu, Legislator NasDem ini berharap karhutla segera tertangani oleh pemerintah.

    "Kami berharap pemerintah juga menurunkan tenaga kesehatan dan memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara menangani asap ini begitu supaya kesehatan mereka tetap terjaga," kata Anggota Komisi I DPR RI itu.

  3. 3. Pemerintah gelontorkan Rp1,235 untuk karhutla

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono dalam Konferensi Pers mengenai penanganan karhutla, Jakart
    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono dalam Konferensi Pers mengenai penanganan karhutla, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026) (IDN Times/Cantika Lutfiah M)

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Sugiono, menegaskan penanganan karhutla di Indonesia harus dilakukan secara masif dan tidak semata-mata menunggu datangnya hujan.

    Dia mengatakan, sejumlah upaya dapat dilakukan dalam rangka memitigasi keadaan yang sedang terjadi. Pemerintah pusat telah mengalokasikan dana sekitar Rp1,235 triliun untuk penanganan karhutla.

    "Hari ini bantuan pemerintah pusat tahap kedua tersebut sudah ditransfer total bantuan pemerintah pusat adalah sebesar Rp1,235 triliun yang ditekankan oleh Bapak Presiden," kata Sugiono dalam jumpa pers tentang karhutla di Jakarta, pada Kamis (22/10/2026).

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More