Jakarta, IDN Times – Pakar Komunikasi Universitas Airlangga (UNAIR), Suko Widodo mengingatkan cuaca panas ekstrem dapat memengaruhi emosi dan konsentrasi seseorang.
Menurutnya, kondisi tubuh yang tidak nyaman akibat terik matahari secara langsung memengaruhi mekanisme kontrol diri saat berinteraksi di ruang publik.
"Ketidaknyamanan tubuh dapat memengaruhi kondisi emosional, sementara emosi akan menentukan pilihan kata, nada bicara, serta cara kita merespons orang lain. Akibatnya, kesalahpahaman kecil di ruang publik bisa dengan mudah berkembang menjadi pertengkaran,” ujar Suko dikutip laman resmi UNAIR, Jumat (30/10/2026).
