Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pegawai Imipas Diduga Sediakan Narkoba dan Alat Berpesta di Lapas Depok
Ilustrasi narkoba. (IDN Times/Sukma Shakti)
  • Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengakui dugaan keterlibatan pegawai dalam penyediaan narkoba dan alat berpesta di Lapas Depok.

  • Dua petugas dan 22 warga binaan diperiksa, sementara dugaan keterlibatan petugas telah dilaporkan ke kepolisian.

  • Kementerian Imipas menyatakan akan mendalami kasus dan menjatuhkan hukuman jika pegawai terbukti terlibat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah utama dalam kasus dugaan pelanggaran di Rutan Depok?
Vote Now
Senin (5/10/2026)

Irjen Kementerian Imipas Rudi Setiawan menyampaikan adanya pegawai yang diduga membantu menyediakan narkoba dan alat berpesta. Dugaan keterlibatan petugas juga disebut telah dilaporkan kepada kepolisian.

kini

Dugaan keterlibatan petugas diproses. Sebanyak 22 warga binaan dan dua petugas diperiksa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah utama dalam kasus dugaan pelanggaran di Rutan Depok?
Vote Now
  • What?
    Dugaan pegawai menyediakan narkoba dan alat-alat untuk berpesta di Rutan atau Lapas Depok.
  • Who?
    Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dua petugas, 22 warga binaan, serta Kepala Rutan Kelas I Depok Ario Galih Maduseno.
  • Where?
    Rutan atau Lapas Depok, Jawa Barat.
  • When?
    Senin (5/10/2026).
  • Why?
    Diduga ada pegawai yang membantu menyediakan narkoba dan alat-alat yang digunakan untuk berpesta.
  • How?
    Dugaan tersebut didalami, dua petugas dan 22 warga binaan diperiksa, serta laporan terkait petugas disampaikan kepada kepolisian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah utama dalam kasus dugaan pelanggaran di Rutan Depok?
Vote Now

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan bilang ada pegawai yang diduga membantu menyediakan narkoba dan alat untuk berpesta di Rutan Depok. Dua petugas dan 22 warga binaan sedang diperiksa. Dugaan keterlibatan petugas sudah dilaporkan kepada polisi. Kementerian akan mendalami kejadian ini dan memberi hukuman jika pegawai terbukti terlibat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah utama dalam kasus dugaan pelanggaran di Rutan Depok?
Vote Now

Penanganan dugaan pelanggaran ini menunjukkan adanya langkah pemeriksaan dan pelaporan kepada kepolisian. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menyatakan akan mendalami kasus serta menjatuhkan hukuman apabila pegawai terbukti terlibat, sehingga proses penanganan berjalan melalui pemeriksaan dan sanksi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa langkah utama dalam kasus dugaan pelanggaran di Rutan Depok?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mengakui ada pegawainya yang diduga memasok narkoba dan alat berpesta di Lapas Depok, Jawa Barat. Hal itu disampaikan Irjen Kementerian Imipas, Rudi Setiawan.

"Kami sudah diskusikan bahwa ada pegawai kami yang turut membantu menyediakan narkoba dan menyediakan alat-alat yang digunakan untuk berpesta," ujar Rudi kepada wartawan di kantornya, Senin (5/10/2026).

1. Bakal diberikan hukuman

Irjen Kementerian Imipas Rudi Setiawan (dok. Humas Kementrian Imipas)

Kementerian Imipas akan mendalami pesta narkoba tersebut. Apabila ada pegawai terlibat, sanksi tegas akan diberikan.

“Tentunya ini akan kami dalami dan pastikan kami jatuhkan hukuman,” ujar dia.

2. Ada 22 warga binaan dan dua petugas yang diperiksa

Ilustrasi penjara (IDN Times/Sukma Shakti)

Sebelumnya, Kepala Rutan Kelas I Depok Ario Galih Maduseno mengatakan dugaan keterlibatan petugas kini diproses dan telah dilaporkan ke kepolisian. Total ada 22 warga binaan dan dua petugas yang diperiksa.

"Langkah-langkah penanganan sudah secara tepat kami lakukan. Termasuk langkah pelaporan ke pihak kepolisian terkait dugaan adanya petugas membantu memfasilitasi pelanggaran seperti yang dilaporkan atau yang ramai beredar," kata dia dikutip Senin (5/10/2026).

3. Video sejumlah pria berjoget sambil memakai narkoba beredar di media sosial

Ilustrasi penjara. (IDN Times/Mardya Shakti)

Diketahui, Video yang diduga memperlihatkan sejumlah pria berjoget sambil menggunakan narkoba di sebuah ruangan Rutan Depok beredar di media sosial. Kepala Rutan Depok kemudian membenarkan lokasi dalam video merupakan Rutan Depok.

Sampaikan pendapatmu

Apa langkah utama dalam kasus dugaan pelanggaran di Rutan Depok?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article