Jembatan Lawe Penanggalan di Aceh (dok Istimewa)
Pembangunan jembatan baru mencakup dua bagian utama, yakni struktur rangka baja dan oprit atau jalan penghubung menuju jembatan. Menurut Indra, pekerjaan struktur jembatan telah mencapai 90 persen. Pekerjaan yang masih tersisa meliputi pengaspalan, pembangunan trotoar, dan penataan aliran sungai (river training).
Sementara, progres pembangunan oprit baru mencapai 30 persen. Pekerja masih harus menyelesaikan pembangunan frontage atau struktur penahan jalan sepanjang 200 meter di sisi hulu dan hilir jembatan, serta pekerjaan penimbunan untuk menyelesaikan jalan penghubung.
“Untuk finalisasi jembatan menyisakan pekerjaan trotoar dan aspal jembatan, untuk oprit menyisakan frontage dan timbunan,” kata Indra.
Indra berharap penyelesaian Jembatan Lawe Penanggalan dapat memperlancar distribusi barang dan mobilitas masyarakat antardaerah, sekaligus memperkuat konektivitas Aceh tenggara dengan wilayah sekitarnya.
“Insyaallah dengan semua dukungan, Jembatan Lawe Penanggalan akan membantu meningkatkan efektivitas distribusi antarwilayah, dan meningkatkan konektivitas di wilayah Aceh tenggara dan lainnya,” katanya.