Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pemerintah Gandeng Relawan Tangani Karhutla Tanjung Puting
Menhut Raja Antoni saat meninjau penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kamis (16/10/2026). (Dok. Kemenhut)
  • Kemenhut menggandeng relawan untuk menangani karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.

  • Relawan dilibatkan dalam pola koordinasi bersama dan satu komando operasi dengan unsur pemerintah serta aparat.

  • Penanganan didukung peralatan pemadaman, sumur bor, water bombing, operasi darat, dan modifikasi cuaca.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kamis (15/10/2026)

Menhut Raja Antoni, Pangdam Kalimantan Tengah Kodam XXII/Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, dan relawan mengecek penanganan karhutla di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting.

Jumat (16/10/2026)

Raja Antoni menyampaikan bahwa Kemenhut menggandeng relawan dan kolaborasi dilakukan agar seluruh pihak bergerak bersama menghadapi kebakaran di sejumlah titik prioritas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.
  • Who?
    Kementerian Kehutanan, relawan, masyarakat, Raja Antoni, serta unsur pemerintah dan aparat terkait.
  • Where?
    Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.
  • When?
    Peninjauan penanganan dilakukan Kamis (15/10/2026), sementara keterangan Raja Antoni disampaikan Jumat (16/10/2026).
  • Why?
    Agar seluruh pihak bergerak bersama menghadapi kebakaran di sejumlah titik prioritas serta menjaga kawasan hutan dan habitat satwa.
  • How?
    Melalui koordinasi bersama dan satu komando operasi, dengan dukungan operasi darat, sumur bor, water bombing, serta operasi modifikasi cuaca.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pemerintah dan banyak relawan bekerja bersama untuk menangani kebakaran hutan di Tanjung Puting. Raja Antoni dan orang-orang lain mengecek tempat itu. Relawan akan bekerja dalam satu koordinasi. Pemerintah juga menyiapkan mesin air, sumur bor, water bombing, dan modifikasi cuaca. Ada 15 desa yang didorong membentuk Masyarakat Peduli Api.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kolaborasi pemerintah, relawan, dan masyarakat memperluas unsur yang bergerak dalam penanganan karhutla di Tanjung Puting. Pola koordinasi bersama dan satu komando operasi juga membantu menyatukan kebutuhan di lapangan, sementara dukungan peralatan memberi penguatan bagi masyarakat di sekitar kawasan dalam menghadapi kebakaran.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menggandeng relawan dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Menteri Kehutanan Raja Antoni mengatakan, kolaborasi ini dilakukan agar seluruh pihak dapat bergerak bersama menghadapi kebakaran di sejumlah titik yang menjadi prioritas penanganan.

“Ini saatnya kita gotong royong. Ini saatnya kita berbagi solidaritas. Tentu namanya judulnya kerelawanan atau voluntarisme, itu memang harus panggilan dari hati,” kata Raja Antoni dalam keterangan tertulis Kemenhut, Jumat (16/10/2026).

1. Daftar relawan yang tergabung dalam penanganan kathutla di Tanjung Puting

Menhut Raja Antoni saat meninjau penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kamis (16/10/2026). (Dok. Kemenhut)

Adapun relawan yang tergabung dalam penanganan kathutla di Tanjung Puting yaitu Yayasan Orangutan Hijau Kalimantan, Himpunan Pariwisata Indonesia (HPI), ASITA, ASTINDO, Himpunan Klotok Wisata Kumai (HKWK), Tourism Cook Association (TCA), Persatuan Speed Kumai hingga masyarakat mitra polhut desa sungai sekonyer.

Menhut Raja Antoni bersama Pangdam Kalimantan Tengah Kodam XXII/Tambun Bungai Mayor Jenderal TNI Zainul Arifin, dan relawan pun turun langsung mengecek penanganan karhutla di sekitar Taman Nasional Tanjung Puting, Kamis (15/10/2026).

“Kolaborasi dengan relawan dan masyarakat diharapkan semakin memperkuat upaya bersama untuk menjaga kawasan hutan dan habitat satwa dari ancaman kebakaran,” ujar dia.

2. Relawan akan ditempatkan dalam pola koordinasi bersama

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat meninjau Karhutla di Kalimantan Tengah (don. Kemenhut)

Menurutnya, keterlibatan relawan akan ditempatkan dalam pola koordinasi bersama sehingga setiap unsur dapat bergerak sesuai kebutuhan di lapangan. Penanganan juga akan diarahkan melalui satu komando operasi agar keputusan antarpihak tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Nanti ada dua bupati kira-kira menjadi penasihat, Pak Pangdam, Pak Kapolda. Danrem sebagai incident commander, relawan juga kita libatkan di sana,” ujarnya.

3. Sumur bor dan modifikasi cuaca dikerahkan

Manggala Agni melakukan pemadaman Karhutla di Kalimantan (dok. Kemenhut)

Kemenhut juga menyiapkan dukungan peralatan bagi masyarakat di sekitar Tanjung Puting. Sebanyak 15 desa di sekitar kawasan tersebut akan didorong membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA), dengan dukungan peralatan pemadaman seperti mesin air dan jet shooter untuk memperkuat kemampuan penanganan di tingkat tapak.

“Pemerintah akan terus mengerahkan berbagai upaya untuk menghadapi karhutla di Tanjung Puting, mulai dari operasi darat, sumur bor, water bombing, hingga operasi modifikasi cuaca,” ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article