Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkab Bogor Perluas Penanaman Pinus hingga Perbatasan Cianjur
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat mewakili Bupati Bogor dalam kegiatan penanaman pohon di Desa Wargajaya, Sukamakmur, Selasa (24/2). (dok. Pemkab Bogor)
  • Pemkab Bogor meluncurkan gerakan penanaman pohon berkelanjutan di Sukamakmur.

  • Fokus awal penanaman adalah pohon pinus dan damar.

  • Pemerintah menargetkan hasil nyata dalam satu tahun dengan harapan kawasan Sukamakmur kembali hijau.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan gerakan penanaman pohon pinus dan damar di wilayah Sukamakmur sebagai bagian dari program penghijauan berkelanjutan hingga perbatasan Kabupaten Cianjur.
  • Who?
    Kegiatan dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika, mewakili Bupati Bogor, dengan melibatkan Perhutani, kepala desa, pelaku usaha wisata, masyarakat, dan Forkopimcam Sukamakmur.
  • Where?
    Penanaman dilakukan di Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, dan akan diperluas ke sepanjang jalur Sukamakmur–Sukawangi hingga perbatasan Kabupaten Cianjur.
  • When?
    Kegiatan dimulai pada Selasa, 24 Februari, dan dijadwalkan berlangsung rutin setiap hari Selasa sesuai arahan Bupati Bogor.
  • Why?
    Gerakan ini bertujuan menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan berkontur berat seperti Sukamakmur serta mencegah kerusakan alam melalui peningkatan tutupan hijau.
  • How?
    Program dilaksanakan secara kolaboratif antara pemerintah daerah, Perhutani, pelaku usaha wisata, dan masyarakat dengan sistem penanaman rutin serta target hasil terlihat dalam satu tahun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan gerakan penanaman pohon di wilayah Sukamakmur harus menjadi langkah berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan gerakan ini berjalan rutin dan melibatkan berbagai pihak.

Hal tersebut disampaikan Ajat saat mewakili Bupati Bogor dalam kegiatan penanaman pohon di Desa Wargajaya, Sukamakmur, Selasa (24/2). Kegiatan tersebut melibatkan Perhutani, kepala desa, pelaku usaha wisata, masyarakat, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sukamakmur.

“Menanam pohon tidak bisa hanya mengandalkan APBD, tidak bisa sekadar perintah pimpinan. Menanam itu harus dengan hati. Harus ada kesadaran dan mimpi untuk mewariskan alam yang baik kepada anak cucu kita,” ujar Ajat.

1. Penanaman difokuskan pada pinus dan damar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat mewakili Bupati Bogor dalam kegiatan penanaman pohon di Desa Wargajaya, Sukamakmur, Selasa (24/2). (dok. Pemkab Bogor)

Ajat menjelaskan, pada tahap awal penanaman difokuskan pada pohon pinus dan damar. Program ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, Perhutani, serta para pelaku usaha wisata di kawasan Sukamakmur.

Alhamdulillah hari ini kita berkumpul bersama, mulai dari Perhutani, para pengusaha wisata, para kepala desa, hingga seluruh elemen masyarakat Sukamakmur untuk melaksanakan penanaman pohon,” ujarnya.

Menurut Ajat, wilayah dengan kontur alam yang cukup berat seperti Sukamakmur membutuhkan pohon pelindung guna menjaga keseimbangan lingkungan serta mencegah potensi kerusakan alam.

2. Penanaman akan dilakukan rutin setiap Selasa

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat mewakili Bupati Bogor dalam kegiatan penanaman pohon di Desa Wargajaya, Sukamakmur, Selasa (24/2). (dok. Pemkab Bogor)

Berdasarkan arahan Bupati Bogor, kegiatan penanaman akan dilakukan secara rutin setiap hari Selasa. Gerakan ini juga direncanakan diperluas dengan penanaman pohon pinus di sepanjang jalan Sukamakmur hingga Sukawangi, sampai perbatasan Kabupaten Cianjur.

Insya Allah dalam tiga sampai empat tahun ke depan, kita akan melihat perubahan yang signifikan. Kawasan ini akan kembali hijau dan indah,” ungkapnya.

Ajat menilai kolaborasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan gerakan penghijauan tersebut.

“Mimpi kita adalah mengembalikan kawasan ini menjadi area pinus yang asri. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

3. Ditargetkan terlihat hasil dalam satu tahun

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat mewakili Bupati Bogor dalam kegiatan penanaman pohon di Desa Wargajaya, Sukamakmur, Selasa (24/2). (dok. Pemkab Bogor)

Penanaman yang dimulai pada 24 Februari ini diharapkan menjadi titik awal perubahan lingkungan di Sukamakmur. Pemerintah daerah menargetkan dalam satu tahun ke depan masyarakat sudah dapat melihat perkembangan dari pohon-pohon yang ditanam.

Atas nama Bupati Bogor, Ajat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut, meski Bupati tidak hadir secara fisik, komitmen terhadap kemajuan Kabupaten Bogor tetap menjadi prioritas.

Dengan skema kolaboratif dan pelaksanaan rutin, Pemkab Bogor berharap gerakan penghijauan di Sukamakmur dapat berjalan konsisten serta memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian lingkungan. (WEB)

Editorial Team