Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemprov DKI Tangkap 6,9 Ton Ikan Sapu-Sapu, Jaksel Paling Banyak
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung hadiri kegiatan Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (17/4/2026). (Dok. Pemprov DKI)
  • Pemerintah DKI Jakarta menangkap total 6,9 ton atau 68.880 ekor ikan sapu-sapu dari lima wilayah kota administratif dalam operasi serentak pada Jumat, 17 April 2026.
  • Jakarta Selatan mencatat hasil tangkapan terbesar mencapai 5,3 ton atau sekitar 63.600 ekor ikan di Pintu Air Outlet Setu Babakan, Kecamatan Jagakarsa.
  • Gubernur Pramono Anung menjelaskan operasi ini dilakukan karena ikan sapu-sapu telah mendominasi lebih dari 60 persen biota air dan merusak ekosistem perairan Jakarta.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
17 April 2026

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas KPKP menggelar operasi penangkapan ikan sapu-sapu serentak di lima wilayah kota administratif. Total 6,9 ton atau 68.880 ekor ikan berhasil ditangkap, dengan Jakarta Selatan mencatat hasil terbesar mencapai 5,3 ton.

17 April 2026

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin langsung gerakan tangkap ikan sapu-sapu di berbagai titik sungai. Ia menjelaskan bahwa aksi ini dilakukan karena populasi ikan tersebut telah merusak ekosistem perairan ibu kota.

kini

Populasi ikan sapu-sapu diperkirakan masih mendominasi lebih dari 60 persen biota air di Jakarta menurut hasil penelitian Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Hari Jumat banyak orang dari pemerintah Jakarta nangkep ikan sapu-sapu di sungai. Ikan itu ada terlalu banyak dan bikin air jadi rusak. Gubernur Pramono yang mimpin tangkapan itu. Mereka dapet hampir tujuh ton ikan, paling banyak di Jakarta Selatan. Sekarang ikan-ikan itu udah diambil supaya sungai bisa lebih bersih lagi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) berhasil menangkap 6,9 ton ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota administratif pada Jumat, 17 April 2026.

Berdasarkan data dari Dinas KPKP Jakarta, sebanyak 68.880 ekor ikan sapu-sapu berhasil ditangkap dari berbagai aliran sungai di lima wilayah Jakarta. Jakarta Selatan menjadi wilayah dengan volume tangkapan terbanyak hingga mencapai 5,3 ton atau sekitar 63.600 ekor, yang berlokasi di Pintu Air Outlet Setu Babakan, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa.

1. Hasil tangkapan di lima wilayah Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung hadiri kegiatan Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (17/4/2026). (Dok. Pemprov DKI)

Di Jakarta Timur, petugas berhasil menangkap 4.128 ekor dengan berat 825,5 kilogram, yang tersebar di 10 titik kecamatan. Sedangkan, di Jakarta Pusat mencatat tangkapan 536 ekor dengan berat 565 kilogram di tujuh titik kecamatan.

Adapun di Jakarta Utara, jumlah tangkapan mencapai 545 ekor atau 271 kilogram yang berlokasi di saluran PHB RW 06, Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading. Sementara, di Jakarta Barat mencatat jumlah paling sedikit, yakni 71 ekor dengan berat 17 kilogram di Kali Anak TSI, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng.

2. Pramono pimpin operasi serentak tangkap ikan sapu-sapu

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung hadiri kegiatan Operasi Penangkapan Ikan Sapu-Sapu di Kelurahan Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (17/4/2026). (Dok. Pemprov DKI)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan gerakan penangkapan ikan sapu-sapu serentak dilakukan di lima wilayah Jakarta, yakni Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat, Jumat, 17 April 2026.

Pramono mengatakan gerakan tangkap ikan sapu-sapu ini dilakukan karena populasi ikan tersebut telah merusak ekosistem perairan di Jakarta.

"Intinya bahwa kenapa kemudian Pemerintah DKI Jakarta melakukan gerakan ini? Ikan (ini) sudah terlalu mendominasi dan merusak ekosistem perairan yang ada di Jakarta ini, terutama perairan sungai dan juga selokan," ucap dia.

3. Ikan sapu-sapu kuasai perairan Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memimpin pemberantasan ikan sapu-sapu di Jakarta Utara, Jumat (17/4/2026). (IDN Times Dini Suciatiningrum)

Pramono mencontohkan ikan sapu-sapu bisa survive di berbagai kondisi sungai, bahkan jika kali tersebut keruh. Bahkan, lanjutnya, penangkapan ikan Kali Kodamar, Jakarta Utara ini mencapai 200 kilogram.

"Lihat sendiri tempat ini yang begitu apa, hitam, mereka bisa survive, mereka bisa hidup dan tadi ketika penangkapan dilakukan, awalnya kami memperkirakan mungkin hanya dapat kurang lebih 150 kg, dan tadi kalau lihat terakhir pasti saya yakin di atas 200 kg," ujarnya.

Pramono mengungkapkan berdasarkan hasil penelitian Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), populasi ikan sapu-sapu diperkirakan lebih dari 60 persen dari total biota air di Jakarta.

"Karena diketahui ikan sapu-sapu ini sekarang mendominasi perairan yang ada di Jakarta. Dari hasil telaah dari KKP diperkirakan di atas 60 persen lebih ikan sapu-sapu itu sekarang ada di Jakarta, dan semua sebenarnya mungkin juga sudah di daerah-daerah lain," ujar dia.

Editorial Team