Jakarta, IDN Times - Pemulihan infrastruktur pascabencana di Sumatra terus dilakukan untuk mengembalikan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak. Salah satu yang menjadi perhatian adalah perbaikan jaringan irigasi karena kerusakannya berdampak langsung terhadap pasokan air dan produktivitas lahan pertanian.
Upaya tersebut menjadi bagian dari program Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) yang mengacu pada Rencana Induk Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (Renduk PRRP) Sumatera 2026–2028. Pemulihan mencakup tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di Sumatera Barat, perbaikan jaringan irigasi dilakukan antara lain di Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Kedua wilayah tersebut menjadi contoh upaya mengembalikan fungsi infrastruktur pengairan yang terdampak bencana.
